Teringat tulisan seorang teman tentang Natal, saya jadi tergelitik untuk bertanya - masihkah kita merayakan Natal untuk merayakan hadirnya Tuhan di tengah manusia? Atau perayaan Natal sudah bergeser dari esensi semula? Tumpukan hadiah menanti di bawah pohon Natal. Ada kah satu bungkusan tersisa untuk Nya? Atau kita begitu sibuk sehingga melupakan Ia, yang seharusnya menjadi pusat perayaan ini? Anyway, whatever it means to you and me, I just want to say Merry Christmas to all of you.
Me - myself - and my little stories