Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2006

Inspiring pic

Jam tidurku lagi ngaco, jam tiga pagi seger, nyoba tidur gak bisa2. Jadilah jam setengah lima pagi browsing2, hehehe. Btw, picture di atas diembat dari blognya deweu . I like it so much. Simple, beautiful, and inspiring.

Selamat pagi dunia!

by : Glenn Fredly dan aku terjaga dari tidurku yang terlelap separuh nyawaku masih bersama dengan mimpiku dan aku tersenyum dan sambil berkata selamat pagi dunia namun gilanya langsung teringat tentang dirimu pagi ini yang membawa ingatanku padamu dia..hanya dia yang membangunkan aku bersama sang fajar dia..hanya dia yang membangunkan aku bersama sang fajar dan biarkan dirimu hari ini menemani jejak langkahku == Nyanyi yuks nyanyi ... biar semangat gitu lho :D

Comment lucu

Barusan liat2 comment di blog. Ada 2 comments, yang pertama "Menimang cinta tanpa kasih itu merenda waktu tanpa hati." Asli, gw juga gak ngerti maksudnya apa, n gak kenal sama yang kasih comment. Nah, yang kedua, ada seorang anonymous yang ngomentarin 1st comment itu: begini: buset... pujangga jaman MoJoPahiT juga bisa kalah kali yach.. "Mengayuh Sepeda tanpa setang itu melangkah maju tanpa otak".. *that's the best I could do* ha ha ha Huahahaha, lucu bangetttt, mengayuh sepeda tanpa setang :D, huahaha. Jelas aja bakal jatuh atuh pak/bu/neng/mas/mbak ... Anyway, sapa neh yang nulis comment, kok anonim :) ? Temen di US, Indo, ato lainnya ?

Drinking habit ... messy or acceptable ?

Temans, ada yang mengganggu pikiran saya sejak tadi malam. Mungkin bercerita di sini akan sedikit meringankan ... Pindah dari Jakarta ke Pittsburgh, salah satu perbedaan budaya yang saya temukan adalah drinking habit. Sebelum bercerita lebih lanjut, mungkin saya harus sedikit menjelaskan apa yang biasa bagi saya waktu di Indonesia. Di tengah keluarga yang agak super kolot, saya tumbuh sebagai remaja saya bersih dari minuman keras, rokok, dan obat-obatan. Pengalaman saya hanyalah ingatan sepotong-sepotong tentang teman SMA saya yang duduk dengan mata merah di ruang ekstrakurikuler, dan saya tahu dia baru saja minum minuman keras. Atau sekali dua kali om-om saya membeli bir ketika ada acara keluarga besar. Itupun saya tidak pernah sekalipun mencobanya. Mama saya galak. Baru setelah bekerja, saya mulai mencicipi alkohol. Diawali dengan sekali dua kali ditraktir teman, lalu ditambah dengan kebiasaan kumpul2 bersama adik dan sepupu2 saya di Matraman. Kadang-kadang, kalau lagi pusing, saya ...
You Are 24 Years Old Under 12: You are a kid at heart. You still have an optimistic life view - and you look at the world with awe. 13-19: You are a teenager at heart. You question authority and are still trying to find your place in this world. 20-29: You are a twentysomething at heart. You feel excited about what's to come... love, work, and new experiences. 30-39: You are a thirtysomething at heart. You've had a taste of success and true love, but you want more! 40+: You are a mature adult. You've been through most of the ups and downs of life already. Now you get to sit back and relax. What Age Do You Act?

Let's share our dream!

Meneruskan estafet dari Ulus saya mau menceritakan mimpi2 saya - yang belum kesampaian - di sini :) Saya ingin ke Lourdes . Walaupun saya bukan orang yang religious, saya penasaran dengan tempat yang menjadi magnet bagi umat katolik itu. Waktu kecil, saya mendapat kartu pos dari papa yang sedang tugas belajar di Prancis. Salah satu gambar di kartu pos itu adalah tubuh Bernadette, yang sampai sekarang terbaring di peti kaca dengan damai, tidak membusuk. Saya ingin menyaksikannya langsung, bukan dengar dari cerita orang lain :) Salah satu impian kecil saya adalah rumah kecil yang nyaman. Si mungil ini adalah hasil kerja keras saya, yang belum sempat saya nikmati :( dan sekarang dikontrak oleh orang lain. Well, karena keterbatasan dana, tentu saja tidak persis seperti idaman saya. Tapi, kalau suatu saat nanti saya punya cukup uang dan ingin menempati rumah itu, salah satu yang pengen saya lakukan ialah menata dapurnya, dengan kitchen set yang praktis, tapi menarik . Keinginan ini makin...

Apa kabar Jakarta ?

Apa kabar Jakarta? Apakah hujan deras berpetir masih mengguyur? Membayangkan hujan deras berpetir, saya teringat jalan-jalanmu yang selalu tergenang air. Lalu lintas macet di mana-mana, para karyawan terjebak di jalanan. Saya juga teringat suasana pagi hari yang cerah, semarak, dan menyenangkan, yang sering saya nikmati dalam perjalanan ke kantor. Ada abang-abang penjual sayur yang selalu menyambangi ibu kost saya, ada pak ojek yang selalu setia nongkrong di depan kost, ada sesama anak kost yang saling menyapa ketika berangkat bekerja. Lalu, ketika beranjak siang, matahari Jakarta selalu menyengat panas. Sengatannya makin terasa ketika kami keluar dari kantor untuk makan siang. Di siang hari yang terik itu, satu gelas jus buah sangat menyegarkan :) Murah, hanya 3 atau 4 ribu rupiah saja. Dan ketika malam tiba, lampu-lampu semarak menghiasi Jakarta, menyembunyikan wajah muram karyawan yang kelelahan menunggu bis kota, menyembunyikan para gelandangan yang berteduh di jembatan penyeberang...

Here I am thinking ...

I wish you were here, a real figure sit beside me. But you are thousands miles away. I wish I can reach ur heart. But I doubt it, you keep saying don't know what to answer. I wish I lost in ur arms. But it was just a dream. So I try to move on, forget you, start a new life. But it's just so hard and painful. I keep saying I am moving on. But it's just a bullshit.