Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2006

Do you have any experiences with people with disabilities?

Do you have any experiences with people with disabilities? No, I don't. This is my first time. Namanya saja sekolah di School of Health and Rehabilitation Science, no wonder lah kalau di kampus kami banyak bertemu dan berinteraksi dengan people with disabilities. Yesterday, I went late for a class : Human Resources in Health Care System. I completely forgot that there would be a guest lecturer conducting the class, and the place was also moved to the other part of the city, not in the campus area :) Oh well, let's say it's an opportunity to explore Pittsburgh, hahaha. The guest lecturer was Lucy Spruil, director of UCP Pittsburgh (United Celebral Palsy of Pittsburgh). UCP is a non-profit organization who helps the society by providing facilities for people with disability. In fact, Lucy herself uses wheel chair. Dalam kuliah kemarin, mungkin saya adalah orang yang paling awam, paling tidak punya pengalaman berinteraksi dengan people with disability. Di Indonesia, at least d...

Sekali-kali narcist :D

Lagi narcist, pasang foto terbaru aaah, hahaha. Ceritanya ada asian night di kampus, ada stand-stand dari tiap negara, lengkap dengan berbagai acara. Di stand indonesia ada lomba masukin pensil ke botol, hehehe. Tapiiii, yang paling penting dari semuanya itu adalah MAKANANNYA! Finally I find rendang, dan jadi terinspirasi buat bikin rendang. Pake bumbu indofood tentu saja. Sayangnya nyaris gosong sodara-sodara :( Gimana, keren gak :D ? Ini poto ngembat dari temen :D Btw, buat yang belum tau, figuran di belakang namanya Andi, temen kuliah waktu di Bandung, sekarang temen kuliah juga, same advisor, different lab, as he always says, hehehe. Jadi kalo pada kangen sama aku, sering2 deh nengok halaman ini, dijamin tambah kangen ;) huehehehe ...

Dunia yang lain

Saya terlempar ke dunia yang lain, masih saja saya merasa begitu. Saya terlempar ke tempat berhawa dingin, dengan butir-butir salju yang jatuh di atas overcoat hitam yang saya pakai. Betapa berbedanya dengan matahari tropis yang selalu membuat saya berkeringat, membasahi t-shirt yang sehari-hari saya pakai di Jakarta. Cepat-cepat saya bergegas melangkah. Langkah saya pendek-pendek, berbeda dengan kebanyakan orang yang saya jumpai di sini. Langkah mereka panjang dan cepat. Mau tak mau saya harus mempercepat langkah saya, alasannya sepele, dingin :) Saya juga berada di lingkaran teman-teman baru, kebiasaan hang out baru. Kalau dulu kopi, film, dan buku menjadi favorit saya; sekarang mereka mengajak saya hang-out, ke lounge, minum satu dua teguk untuk menghangatkan badan, sembari mengobrolkan rencana main ski, atau mengobrolkan american football yang masih juga tak saya pahami. Saya mencoba beradaptasi. Mencoba menonton american football di TV(kemarin Steeler main, kehidupan terhenti seje...
Well, di tempat baru, bukannya jadi semangat posting, malah males2an gini. How're u doing guys? I haven't got so much time lately, I am still trying to catch up with everything new around me. New friends, new jobs, new home, new culture, new language, lots lots of new things. Ada hal2 yang aku belum bisa adaptasi dengan baik. Such as bahasa. Well, my english is good enough to understand what people's talking about, I can communicate quite easy with others, but still, it's pretty hard to understand the whole lesson, or to understand the whole meeting. And it's very hard to present our opinion, our ideas, either in speaking or writing. Huah, I think it'll be quite though. Catching up dengan teman2 baru juga gampang2 susah. Thanks to Andi, my old college friend, I already have some friends from him. But newcomer is always be newcomer. I'm still trying to adapt, karena kebiasaan dan lingkungan mereka beda dengan teman2 lama saya, tempat hang out nya juga beda, h...

Thanks to technology

Arrrghhh, males banget rasanya pagi ini. Tadi malem hepi banget, bisa ngobrol lama sama temen lama di Jakarta :) Thanks to technology, berkat VOIP, saya bisa ngobrol dengan tarif 1500 rupiah per menit. Senangnya, senangnya bisa ngobrol lagi sama kamu ... :) *Eh, kita di Jakarta malah gak pernah ngobrol di telpon ya :D*

Pittsburgh

Well guys, I owe you a story about Pittsburgh :), terutama utang ke Shannon, hehehe Kendaraan yang menjemput saya berjalan perlahan, membawa saya ke apartment yang akan menjadi rumah saya. Sekilas saya melihat ke luar, sepi sekali. Satu dua kendaraan melintas, selebihnya tak ada keramaian. Layaknya di belahan dunia dengan empat musim, saya melihat sisa sisa salju di tepi jalan mulai meleleh, pohon-pohon meranggas tak berdaun, suram sekali rasanya. Untunglah di beberapa sudut jalan lampu-lampu natal menyala terang, menyisakan sedikit semangat dan kegembiraan natal. Tak terbayang rasanya musim dingin tanpa adanya natal. Dingin, beku, dan suram. Christmas is absolutely needed to cheer up the winter :)! Sepintas, kota ini mirip Bandung. Kesan ini saya dapatkan ketika saya berjalan-jalan sendirian menyasarkan diri saya kemarin, hehehe. Jalanannya naik turun, kotanya sejuk (baca: sangat-sangat dingin), dan orang-orangnya ramah. When you go to a shop buying something, the cashier usually says...