Skip to main content

Martabak mie saya ...

Saya kangen martabak mie di tovas. Makanan itu sungguh sederhana dan tidak bergizi, hanya telor dadar yang dicampur dengan mie instan. Tapi saya sungguh kangen menikmatinya. Makanan itu mengingatkan keramahan Aak penjual Indomie, ramainya celoteh anak-anak kost, dan potongan banyak cerita dalam hidup saya.

Maka jadilah kemarin sore, sepulang dari kampus, saya cepat-cepat membuatnya. Itung2 menghabiskan persediaan mie sedap rasa soto dan karie (saya cuma suka mie goreng). Cepat-cepat saya mengiris daun bawang, menyiapkan dua butir telur, dan sebungkus mie instan.

Hmmm, baunya begitu menggoda. Dengan tergesa saya menggigit potongan pertama, auw panass. Potongan pertama, kedua, saya makan dengan lahap. Sampai kira-kira tinggal 1/4 sisanya. Oh well, saya tidak akan bisa menghabiskannya. Saya letakkan di meja makan, dan saya langsung tidur. Untuk sarapan besok.

Pagi-pagi, menjelang berangkat ke kampus, saya berniat memanaskan martabak sisa semalam. Tapi ternyata martabak mie itu tidak hanya menggoda saya, tapi juga room mate saya. Oh well, martabak saya sudah lenyap tidak berbekas, huahuahua. Padahal jelas-jelas ada garpu dan pisau di piring itu, pertanda saya makan langsung dari piring itu. Masih juga disikat :p

Oh well, hilang dah impian saya untuk sarapan martabak mie sisa semalam.

Comments

Popular posts from this blog

Thanksgiving 2020

What a crazy ride we have been riding in 2020. The COVID-19 pandemic has pretty much put our life on hold, if not going on a slower pace. I feel that we are running a marathon, and it's not over yet. The emotional toll that we have been experiencing since March is real. Everything that we used to take for granted, like meeting up with friends, birthday parties, kids activities, traveling, the convenience of doing grocery shopping anytime we want, a lot of them have been taken away from us, from my family. No more parties, no more lunch or dinner with friends, no more invitation for birthday parties, no more traveling. Perhaps my life had become too easy before the pandemic. We had to switch Nathaniel from a brick and mortar school to a cyber school. I tried to plan my grocery trips ahead of time to avoid crowds. We had to wear masks everywhere. But at least we are healthy. At least I am facing this together with my husband and kids as a family. At least I am at home that is fu...
All of a sudden my thoughts fly to my old friends tonight. How are they all doing? I miss the good old days. I am here, content and happy, but somehow I still miss them. People come and go in your life, but true friends remain in the heart, no matter where they are now, right :) ?