Skip to main content

Hobi

Another writing from my mom ...

Dear Mita,

Tadi malam tilpunnya sering error. Nah 'Ta ini cerita hobi. Sekarang sih kamu hobinya jalan-jalan, tapi klo sudah agak tua mo jalan2 ya masih seneng, tapi dananya gak ada. Jadi klo ada hobi bisa dikerjakan lagi untuk weekend-an. Lha mau masak semua diet, mau jalan males n BBM mahal, jadi di rumah merawat anggrek n tanaman hias lain untuk persiapan pensiun he he.

Ini cerita tentang hobi mama untuk menyulam. Sebetulnya itu bukan hobi, tapi menggali kemampuan yang lama terpendam. Untuk kegiatan di weekend. Mama belajar nyulam sejak kelas 3 SD. Kata emak (nenek gw) siapa tahu kalau berguna. Lha paling gak aku kan bisa ngajari kamu nyulam n merenda waktu SMA dulu.

Kali ini nyulamnya pakai pita Jepang. Nah ini sedang trend, sampai di Gramedia ada lomba nyulam pita. Aku sih gak ikutan, cuma seneng aja. Jadi mama buat taplak meja tamu, berhiaskan bunga mawar he he. Hiasan dinding bergambar Cinderella (mita: gubrakks, nyokap gw ada2 aje :p) dan anggrek, kubikin pigura n dipajang di ruang tamu depan. Kebetulan aku juga punya polanya diberi tetangga dulu di Kebumen 35 tahunan yang lalu, he he. Aku juga bikin sulaman pada baju.

Papa juga punya hobi baru. Sekarang malah beli kaset lagu dolanan bahasa Jawa. Wah ternyata asik juga, aku juga ada yang bisa kok. Begini deh kalau Cina berubah jadi Jawa, hehehe. Padahal dulu repot juga. Mama cerita sama Papa kalau dulu sempat diturunkan dari kelas 4 SD Chinese menjadi kelas 3 SD Kristen Jawa *. Masalah muncul karena aku gak bisa bhs Jawa, bisanya Mandarin. Alhasil aku nangis di kelas. Kebetulan anaknya mbah Dal pinter, lalu tiap hari pulang sekolah aku diajari nulis ha na ca ra ka ** dan ngomong kromo ***. Awalnya minta ampun sulitnya, tapi lama-lama aku enjoy juga. Waktu kenaikan kelas, nilai bahasa Jawa-ku 9, mengalahkan semua temanku yang orang Jawa. Wah senengya melebihi lulus doktor hahaha. Kesimpulanku Tuhan mempersiapkan Mama untuk jadi orang Jawa dengan jadi Ny YBS, haha. Tapi aku juga gak lupa ama adat Chinese walaupun gak menjalankan penuh.

Nah itu cerita yang mungkin berguna.

Love papa n mama

====

* Tahun 50an, banyak sekolah berbahasa Mandarin yang ditutup
** Ha na ca ra ka = Aksara Jawa
*** Kromo = Bahasa jawa halus
**** YBS = nama bokap gw

Comments

andri said…
menarik juga ya kisah mamanya, ternyata ada turun kelas juga ya di masa lalu...
Anonymous said…
senang menemukan blog ini,
sangat menyentuh membaca kemesraan hati seorang ibu pada putrinya.
cerita mengenai turun kelas itu menghidupkan ingatan pada masa gelap dalam sejarah negeri ini:
rasisme berkedok naturalisasi

salam kenal mita,

RM
http://ayomerdeka.wordpress.com/

Popular posts from this blog

Rediscover childhood ...

When Iis asked whether I'd like to join a traditional Indonesian dancing ~ Balinese, I was hesitated. Last time I did Balinese dance was in Nyoman Gunarsa's Sanggar Dewata around 1989. I started dancing Balinese at age 4 when I saw my older cousins dancing, so I told my mom that I wanted to dance. Wrong decision :p! My mom enjoyed bringing me to the dance club, more than I enjoy dancing, and I was stuck for more than 6 years :p I knew that I wasn't talented, but she just didn't let me quit no matter how much I begged, hahaha. I finally quit because I needed to study more to prepare for Ebtanas (I know, I know it's such a lame excuse, hehehe) . Never crossed my mind that I would dance again. First because I didn't enjoy it, second because I am not talented. When finally I say yes, I'll come, I thought it would be the first and last time :) But I was wrong. It's fun and I enjoy it. This time is different because my mom doesn't tell me to do the dancing...

Turned out alright

Last week everything turned out alright :) Jumat siang, dengan restu teman2 kantor :p gw cabut dari kantor, walaupun area leader gw ngajakin meeting buat next recipe, tapi dia bilang "Go ahead and don't worry about the meeting, you better get your license today :p" . Jam 12.30an, gw dijemput sama orang dari driving school, dan ngebutlah kita ke DMV Norristown ngejar ujian jam 2 siang. Gw deg2an banget, apalagi karena udah gagal 1x. Kalau gw fail lagi, means that I screw everything up. Karena in the next four weeks para tebengan bakalan cabut ke site di Oregon (gak mungkin kan gw jalan 2 mile ke kantor), kontrak apartment gw habis akhir September dan gw harus cari apartment baru, dan ada chance gw bakalan dikirim ke Oregon juga (walaupun bukan shift pertama). Tapi above it all, hidup tergantung sama orang lain itu sucks. Gw gak bisa bebas ke mana-mana, gak bisa cari kegiatan dan temen2 sendiri (temennya ya cuman temen dari temen gw), gak ada social life sama sekali. Nyampe...