Saya baru saja menerima hasil medical check up, sesuatu yang jarang saya lakukan selama bertahun-tahun. Tapi sekarang mumpung cuma 5 dollar, kenapa tidak dimanfaatkan ;) ? Mencoba membaca angka2 itu, tiba-tiba mata saya tertuju pada satu kata yang familiar. Cholesterol. 207. Normal range < 200. Duenkkkkk !!!! Harusnya ini sesuatu yang bisa diprediksi. Sejarah keluarga saya memang memiliki "bakat" untuk yang satu ini. Yet still I don't realize that I already have that damn high cholesterol in my blood.
Hmm, mencoba mencari berbagai pembenaran dan alasan (hehehe), akhirnya saya menyerah dan mengakui bahwa gaya hidup saya belakangan memang kurang sehat, dan harus diubah. Jarang makan sayur dengan alasan susah nyimpen sayur di kulkas dan susah ngabisinnya (masak buat seorang diri itu tantangan booo), suka abusive kalau keluar makan waktu weekend, dan tidak berolahraga secara teratur. Lengkap sudah. Duh, tiba-tiba saya jadi teringat porsi burger dan fries yang saya habiskan di Hemmingway semalam :(. Bayangkan, jam 9 malam, makan burger dan fries. Kelar dah.
Saya memang penikmat makanan enak, malah cenderung picky dan rewel kalau berhadapan dengan makanan yang tidak enak :p. Kepindahan saya dari Jkt ke Pittsburgh setahun yang lalu menambah daftar "dosa": chinese food super oily mulai dari boba sampai babi downtown (nama2 restoran bermenu nguik2), dave and andy's ice cream di seberang kantor, killer cookies di Gullifty's yang benar2 killer, dan kebiasaan makan fast food (you name it lah, mulai dari burger sampai pizza). Sebulan terakhir kebiasaan itu memang saya tinggalkan. Bukan karena pengen hidup sehat, tapi lebih karena faktor liburan akhir tahun lalu yang menguras isi dompet, hehehe.
Tampaknya sekarang saatnya mengubah pola hidup, sesuai anjuran orang tua saya, yang sudah sejak dulu mengingatkan saya tentang "bakat-bakat" itu. Mulai memperhatikan labeling sebelum membeli makanan olahan, mengurangi goreng-gorengan dan mengkonsumsi lebih banyak sayur dan buah, dan sebisa mungkin mengurangi makan di luar yang cenderung high cholesterol itu. Memang saya harusnya sadar diri, hehehe. Dengan history kolesterol dan hipertensi dari kedua orang tua, there's not much options left. Dan harusnya sih ditambah dengan olahraga yang teratur ya. Duh, susah bener yang terakhir, hehehe.
So, kalian2, jangan lupa jaga kesehatan ya :). Although I rather choose die happy than live longer, jangan sampai deh di hari tua kita menderita karena penyakit2 yang bisa kita hindari :) Dan tiba2 saya teringat sayur mayur dan tahu tempe yang menjadi diet papa sehari2. Ugggghh, gak enak banget :(
Hmm, mencoba mencari berbagai pembenaran dan alasan (hehehe), akhirnya saya menyerah dan mengakui bahwa gaya hidup saya belakangan memang kurang sehat, dan harus diubah. Jarang makan sayur dengan alasan susah nyimpen sayur di kulkas dan susah ngabisinnya (masak buat seorang diri itu tantangan booo), suka abusive kalau keluar makan waktu weekend, dan tidak berolahraga secara teratur. Lengkap sudah. Duh, tiba-tiba saya jadi teringat porsi burger dan fries yang saya habiskan di Hemmingway semalam :(. Bayangkan, jam 9 malam, makan burger dan fries. Kelar dah.
Saya memang penikmat makanan enak, malah cenderung picky dan rewel kalau berhadapan dengan makanan yang tidak enak :p. Kepindahan saya dari Jkt ke Pittsburgh setahun yang lalu menambah daftar "dosa": chinese food super oily mulai dari boba sampai babi downtown (nama2 restoran bermenu nguik2), dave and andy's ice cream di seberang kantor, killer cookies di Gullifty's yang benar2 killer, dan kebiasaan makan fast food (you name it lah, mulai dari burger sampai pizza). Sebulan terakhir kebiasaan itu memang saya tinggalkan. Bukan karena pengen hidup sehat, tapi lebih karena faktor liburan akhir tahun lalu yang menguras isi dompet, hehehe.
Tampaknya sekarang saatnya mengubah pola hidup, sesuai anjuran orang tua saya, yang sudah sejak dulu mengingatkan saya tentang "bakat-bakat" itu. Mulai memperhatikan labeling sebelum membeli makanan olahan, mengurangi goreng-gorengan dan mengkonsumsi lebih banyak sayur dan buah, dan sebisa mungkin mengurangi makan di luar yang cenderung high cholesterol itu. Memang saya harusnya sadar diri, hehehe. Dengan history kolesterol dan hipertensi dari kedua orang tua, there's not much options left. Dan harusnya sih ditambah dengan olahraga yang teratur ya. Duh, susah bener yang terakhir, hehehe.
So, kalian2, jangan lupa jaga kesehatan ya :). Although I rather choose die happy than live longer, jangan sampai deh di hari tua kita menderita karena penyakit2 yang bisa kita hindari :) Dan tiba2 saya teringat sayur mayur dan tahu tempe yang menjadi diet papa sehari2. Ugggghh, gak enak banget :(
Comments
aku juga masih sering mengkonsumsi banyak lemak, banyak gula.. dan kurang olahraga tentunya :(
btw.. cuma 5 dollar? andai.. di Indo semurah itu..