Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2004

Sendang Sriningsih

Paskah 2004 ... Kemarin aku pergi ke Sendang Sriningsih. Telah sekian lama entah karena sibuk atau malas ... aku kehilangan kebiasaan ku mengunjungi Gua Maria untuk berdoa, atau kadang sekedar ke sana untuk ketemuan sama teman2 atau menghilangkan kepenatan. Perjalanan kemarin seakan membawaku kembali ke hari2 sekitar 8-10 tahun yang lalu, ketika aku masih remaja belasan tahun, belum genap 17 tahun malah! Di hari-hari itu, aku beberapa kali pergi ke Sriningsih bersama teman2ku. Setiap bulan Maria, mudika Bonaventura selalu mengadakan acara ziarah ke Gua Maria, pernah ke Sendangsono, Gua Tritis, Jatiningsih, tapi yang paling sering adalah ke Sriningsih, karena jaraknya yang relatif dekat. Beberapa kali aku kesana naik sepeda, menembus dinginnya malam bersama teman2 ... aku sudah lupa sepeda apa yang aku pakai. Kalau gak salah, sepeda mini merahku pun pernah sampai ke Sriningsih. Pernah juga kami jalan malam ke sana ... mendaki bukit kecil yang ada di sana, beramai2 ... Seka...

Good Friday

Jumat Agung kali ini, seperti biasanya aku lewati di Jogja. Tadi pagi aku ikut jalan salib, tumben2an lho ... hehehe ... Ada pengantar yang bagus dari narator ... "Mengapa lari dari sepi ..." "Mengapa lari dari sakit hati ... " "Tuhan juga mengalami nya ... " "Tapi ia tak lari, tak turun dari salib ... " Mengapa aku harus lari dari kenyataan bahwa ada rasa sepi dan sakit di hati ini? Aku sudah muak dengan diri ku sendiri, yang meratapi keadaan yang sungguh di luar jangkauanku, sesuatu yang tidak bisa kuubah. Mengapa kamu tidak bersikap positif terhadap hidupmu? Berapa banyak kemurahan Tuhan yang selama ini sudah kamu rasakan ... Iya, aku hidup dengan segala kelimpahan, tapi jarang aku mengucap syukur atas semuanya. Lebih sering aku merasa tidak cukup, dan merasa bahwa Ia tidak pernah mendengar doaku ... Kalau lagi bisa mikir seperti ini ... hatiku jadi agak tenang ... Everything seems better ... Tapi gimana ya caranya biar selalu ten...

Try to do the right thing ...

Beberapa hari yll I invited him to visit my new home. Maka kami janjian, minggu pagi itu kami ke Cimanggis, tempat rumahku. Setelah itu kami makan bareng di Taman Anggrek, dan disitulah perasaanku mulai kacau balau gak karuan. Waktu secara gak sengaja aku ngelihat foto dia dan ceweknya di dompetnya, perasaanku campur aduk gak karuan. Jealous, sakit, dan rasa berasalah campur jadi satu. Kalau gak berada di tengah-tengah mall, rasanya aku bisa gubrakk pingsan saat itu juga. Air mata rasanya udah ada di pelupuk, kacau balau, benar-benar kacau balau. Pulang dari Taman Anggrek aku langsung janjian ama temen2 SMA ku, sementara dia langsung pulang ke rumah. Bisa ditebak reaksi teman-temanku, mereka ngomelin aku habis-habisan karena jalan sama cowok orang. Iya, aku emang salah. Bagaimanapun usaha yang aku lakukan untuk menganggap dia hanya seperti sahabat2cowok ku yang lain, ternyata gak bisa. Perasaanku yang sudah aku coba pupus sejak 1 tahun yang lalu ternyata masih bermain. Aku masih e...