Skip to main content

Nikahannya Lusi

Aku baru aja pulang dari Jogja, menghadiri pernikahan Lusi. Temanku yang satu ini emang easy going banget, itu hebatnya dia, sehingga dia bisa cepat menyembuhkan luka dan patah hati gara2 cowok. Beda banget sama aku. Buat dia (at least menurutku), love is a simple matter. Jalani aja, kalau cocok ya terus, kalo gak ya bubar jalan. Kuantitas perkenalan bagi dia juga nomor 2, yang penting kualitas katanya :) Dan dengan bekal itu, dia berani married, walaupun baru pacaran gak sampai setahun lamanya.

Btw, ini ada lagu pernikahan favoritku:

Bapa yang di surga,
Kami berdua bersujud di depan Mu,
Di altar mulia ...
Saling mengucap kata, berserah setia ...
Ingin hidup berdua, dengan penuh cinta ...

Semoga Engkau berkati, niat suci ini
Padu menjadi satu di dalam nama Mu
Bapa yang di surga bimbinglah kami
Agar niat nan suci kekal dan abadi

Ref:
Berkatilah mereka semoga bahagia
Tiada hari berlalu tanpa kasih mesra
Bapa yang di surga bimbinglah kami ...
Di hari indah ini, kami bahagia ...

Comments

Popular posts from this blog

Turned out alright

Last week everything turned out alright :) Jumat siang, dengan restu teman2 kantor :p gw cabut dari kantor, walaupun area leader gw ngajakin meeting buat next recipe, tapi dia bilang "Go ahead and don't worry about the meeting, you better get your license today :p" . Jam 12.30an, gw dijemput sama orang dari driving school, dan ngebutlah kita ke DMV Norristown ngejar ujian jam 2 siang. Gw deg2an banget, apalagi karena udah gagal 1x. Kalau gw fail lagi, means that I screw everything up. Karena in the next four weeks para tebengan bakalan cabut ke site di Oregon (gak mungkin kan gw jalan 2 mile ke kantor), kontrak apartment gw habis akhir September dan gw harus cari apartment baru, dan ada chance gw bakalan dikirim ke Oregon juga (walaupun bukan shift pertama). Tapi above it all, hidup tergantung sama orang lain itu sucks. Gw gak bisa bebas ke mana-mana, gak bisa cari kegiatan dan temen2 sendiri (temennya ya cuman temen dari temen gw), gak ada social life sama sekali. Nyampe...

Cause we both know that expectation kills ...

A friend said, "You are going nowhere, until any of you have the guts to talk about what kind of relationship it is. Even if you both only want companionship, it should be discussed to avoid misunderstanding.Then it's just the matter of time until you both get exhausted." Too bad, I don't have the courage.