Aku baru aja pulang dari Jogja, menghadiri pernikahan Lusi. Temanku yang satu ini emang easy going banget, itu hebatnya dia, sehingga dia bisa cepat menyembuhkan luka dan patah hati gara2 cowok. Beda banget sama aku. Buat dia (at least menurutku), love is a simple matter. Jalani aja, kalau cocok ya terus, kalo gak ya bubar jalan. Kuantitas perkenalan bagi dia juga nomor 2, yang penting kualitas katanya :) Dan dengan bekal itu, dia berani married, walaupun baru pacaran gak sampai setahun lamanya.
Btw, ini ada lagu pernikahan favoritku:
Bapa yang di surga,
Kami berdua bersujud di depan Mu,
Di altar mulia ...
Saling mengucap kata, berserah setia ...
Ingin hidup berdua, dengan penuh cinta ...
Semoga Engkau berkati, niat suci ini
Padu menjadi satu di dalam nama Mu
Bapa yang di surga bimbinglah kami
Agar niat nan suci kekal dan abadi
Ref:
Berkatilah mereka semoga bahagia
Tiada hari berlalu tanpa kasih mesra
Bapa yang di surga bimbinglah kami ...
Di hari indah ini, kami bahagia ...
Btw, ini ada lagu pernikahan favoritku:
Bapa yang di surga,
Kami berdua bersujud di depan Mu,
Di altar mulia ...
Saling mengucap kata, berserah setia ...
Ingin hidup berdua, dengan penuh cinta ...
Semoga Engkau berkati, niat suci ini
Padu menjadi satu di dalam nama Mu
Bapa yang di surga bimbinglah kami
Agar niat nan suci kekal dan abadi
Ref:
Berkatilah mereka semoga bahagia
Tiada hari berlalu tanpa kasih mesra
Bapa yang di surga bimbinglah kami ...
Di hari indah ini, kami bahagia ...
Comments