Skip to main content

Su-bawel-O Selamat Ulang Tahun!

"Rumah sakit korban lelaki Ny. Bawel" adalah julukan yang tepat untuk kamar kost di Setiabudi Tengah 21 itu ;) Dokternya adalah seorang mbak baek hati yang kadang kala bawelnya nggak ketulungan, sampai-sampai dia terkenal dengan panggilan "Bawel", yang diberikan oleh adiknya sendiri. Ruang prakteknya cuma kamar 2.5 x 3 meter, yang dipenuhi barang2 berwarna pink.

Penyakit yang disembuhkan sangat spesifik : broken heart, yang gejalanya macam2 : mulai dari menangis sampai mata bengkak2, perubahan sifat dari pendiam mendadak jadi cerewet, mengurung diri di kamar kost (padahal udara Jakarta panasnya minta ampun, dan tidak ada ac di kost ini), atau justru kelayapan dari pagi sampai malam.Biasanya saya membantu suplai rumah sakit ini dengan menyediakan kasur lipat untuk pasien yang butuh menginap, hehehe.

Selain menyembuhkan penyakit itu, sang dokter juga memberikan terapi - tips dan trik untuk menghadapi penyebab penyakit akut itu. Oh well, sayangnya tips dan trik itu sangat susah untuk diterapkan. Contohnya : harus tega sama cowok. Service lain yang diberikan oleh sang dokter adalah screening potential relationship. Apakah layak atau tidak untuk diteruskan. Tinggalkan saja cowok-cowok gak jelas yang cuma mau main-main, sebelum kamu ditinggalkan. "Tante" (sebutan lain buat Bawel) membantu mendeteksi apakah cowok ini OK atau enggak. Sayangnya juga, candidates yang saya ajukan tidak pernah mendapat approval, selalu saja di-reject, tapi saya sih teteup keukeuh, hehehe. Keukeuh adalah predikat yang ditempelkan oleh mbak satu ini ke dahi saya. *Bawel, susah cari yang masuk di standarmu :) *

Mengikuti kemajuan teknologi, sang dokter juga melayani on-line treatment melalui yahoo messenger. Pesan yang saya terima tadi pagi, selama saya masih konsultasi dengan dia, dijamin saya baik2 saja, hahaha. Resep yang diberikan tadi cuma satu: jalan-jalan daripada pikiran ngelantur ke mana-mana. OK deh Bawel, saya mau ke Chicago weekend ini.

Selamat ulang tahun "Su-Bawel-O". Really miss you here. Wish you all the best, may your dreams come true.

Hugs,

si keukeuh

Comments

Yudi Kurniawan said…
Hai, mita
Wah, ternyata punya blog juga ya.
Apa kabar di perantauan?
Salam - Yudi

Popular posts from this blog

Rediscover childhood ...

When Iis asked whether I'd like to join a traditional Indonesian dancing ~ Balinese, I was hesitated. Last time I did Balinese dance was in Nyoman Gunarsa's Sanggar Dewata around 1989. I started dancing Balinese at age 4 when I saw my older cousins dancing, so I told my mom that I wanted to dance. Wrong decision :p! My mom enjoyed bringing me to the dance club, more than I enjoy dancing, and I was stuck for more than 6 years :p I knew that I wasn't talented, but she just didn't let me quit no matter how much I begged, hahaha. I finally quit because I needed to study more to prepare for Ebtanas (I know, I know it's such a lame excuse, hehehe) . Never crossed my mind that I would dance again. First because I didn't enjoy it, second because I am not talented. When finally I say yes, I'll come, I thought it would be the first and last time :) But I was wrong. It's fun and I enjoy it. This time is different because my mom doesn't tell me to do the dancing...

Turned out alright

Last week everything turned out alright :) Jumat siang, dengan restu teman2 kantor :p gw cabut dari kantor, walaupun area leader gw ngajakin meeting buat next recipe, tapi dia bilang "Go ahead and don't worry about the meeting, you better get your license today :p" . Jam 12.30an, gw dijemput sama orang dari driving school, dan ngebutlah kita ke DMV Norristown ngejar ujian jam 2 siang. Gw deg2an banget, apalagi karena udah gagal 1x. Kalau gw fail lagi, means that I screw everything up. Karena in the next four weeks para tebengan bakalan cabut ke site di Oregon (gak mungkin kan gw jalan 2 mile ke kantor), kontrak apartment gw habis akhir September dan gw harus cari apartment baru, dan ada chance gw bakalan dikirim ke Oregon juga (walaupun bukan shift pertama). Tapi above it all, hidup tergantung sama orang lain itu sucks. Gw gak bisa bebas ke mana-mana, gak bisa cari kegiatan dan temen2 sendiri (temennya ya cuman temen dari temen gw), gak ada social life sama sekali. Nyampe...