Skip to main content

Happy Easter!

For those of you who celebrate it, happy easter!

Christians believe that Easter is the time when God defeat evil and death because Jesus is risen. He sacrifies himself for us, gave up his life in a cross, and was humiliated as a sinner although he didn't do anything wrong.

I am no good in talking about the religion, yet I believe that it is a universal message, not only for Christians, but for all of us who believe in kindness. That love, kindness, will eventualy defeat hatred.

Comments

Anonymous said…
happy easter too, Mita :)
Anonymous said…
Selamat Paskah Mit! :)
Anonymous said…
Selalu menyenangkan, ketika menyadari inti ajaran semua agama adalah universal.
Lagian, mengapa cinta dan kerinduan akan kasih Tuhan mesti diberi nama.
Salam kenal...
Anonymous said…
aku tak tahu apa agama pemilik blog ini; dan memang aku tak mau tahu, karena tak penting bagiku.

yang penting adalah mengucapkan selamat hari raya kepada kawan-kawan kita dengan latar agama apapun.

aku setuju pendapat toga, yang baru kukenal via blog beberapa hari lalu. bukankah dasar semua agama adalah bahwa ada SESUATU YANG MAHA DI ATAS SANA. bukankah semua agama mendoktrin kita untuk berbuat kebajikan.

alangkah indahnya bila kita semua sudah sampai pada titik "merasa tidak punya agama a atau agama b."

jangan tanya apa agamaku; sebab aku lebih mementingkan TUHAN daripada embel-embel dan simbol agama.

salam damai untuk pemilik blog ini, juga anda semua.

jarar siahaan
www.batak.in

Popular posts from this blog

Rediscover childhood ...

When Iis asked whether I'd like to join a traditional Indonesian dancing ~ Balinese, I was hesitated. Last time I did Balinese dance was in Nyoman Gunarsa's Sanggar Dewata around 1989. I started dancing Balinese at age 4 when I saw my older cousins dancing, so I told my mom that I wanted to dance. Wrong decision :p! My mom enjoyed bringing me to the dance club, more than I enjoy dancing, and I was stuck for more than 6 years :p I knew that I wasn't talented, but she just didn't let me quit no matter how much I begged, hahaha. I finally quit because I needed to study more to prepare for Ebtanas (I know, I know it's such a lame excuse, hehehe) . Never crossed my mind that I would dance again. First because I didn't enjoy it, second because I am not talented. When finally I say yes, I'll come, I thought it would be the first and last time :) But I was wrong. It's fun and I enjoy it. This time is different because my mom doesn't tell me to do the dancing...

Turned out alright

Last week everything turned out alright :) Jumat siang, dengan restu teman2 kantor :p gw cabut dari kantor, walaupun area leader gw ngajakin meeting buat next recipe, tapi dia bilang "Go ahead and don't worry about the meeting, you better get your license today :p" . Jam 12.30an, gw dijemput sama orang dari driving school, dan ngebutlah kita ke DMV Norristown ngejar ujian jam 2 siang. Gw deg2an banget, apalagi karena udah gagal 1x. Kalau gw fail lagi, means that I screw everything up. Karena in the next four weeks para tebengan bakalan cabut ke site di Oregon (gak mungkin kan gw jalan 2 mile ke kantor), kontrak apartment gw habis akhir September dan gw harus cari apartment baru, dan ada chance gw bakalan dikirim ke Oregon juga (walaupun bukan shift pertama). Tapi above it all, hidup tergantung sama orang lain itu sucks. Gw gak bisa bebas ke mana-mana, gak bisa cari kegiatan dan temen2 sendiri (temennya ya cuman temen dari temen gw), gak ada social life sama sekali. Nyampe...