Skip to main content

BEDA NILAI

Salah satu hal yang mengganggu pikiranku belakangan adalah pertengkaran antara aku dan mama beberapa hari yang lalu. Bukan yang pertama kali si sulung yang keras kepala ini bertengkar dengan sosok yang sebenarnya sangat ia sayangi. Tapi karena aku tak bisa memahami pendapatnya, sekali lagi pertengkaran itu meledak.

As always, it started from a very simple thing. Cuma gara-gara mama memintaku pulang ke Jogja 2 kali dalam 2 minggu berturut-turut, untuk menghadiri pernikahan sepupuku. Langsung aku tolak. Aku memang merencanakan pulang untuk pernikahan salah seorang sepupuku, tapi pernikahan sepupuku yang satu lagi sungguh gak ada dalam jadwalku. Dengan segudang alasan aku ngeles : pertama - siapa suruh nikah ngedadak, kedua - emang gak ngabis2in duit apa, ketiga - aku tidak merasa perlu menghadiri pernikahan itu.

Poin terakhir itulah yang kayaknya bikin mamaku berang. Menurut beliau, aku harus menghadiri pernikahan sepupuku, demi menghormati 'kekeluargaan' yang ada. Apalagi aku memutuskan datang ke pernikahan yang satu. Gak adil. Sementara buat aku, so what gitu lho? Apalagi aku gak pernah dekat sama sepupuku yang kedua ini. We never grow up together, so honestly, aku gak pernah merasa ada hubungan yang spesial. She is my cousin by blood, tidak kurang, tidak lebih. Dan aku tidak punya kepentingan buat dateng. Doh, jahat ya aku? Cuma itu yang aku rasakan. Mau diapain?

Hhhh, itu kali ya yang disebut beda nilai antara kita sama generasi ortu kita. Mau diterangin sampai kayak apa juga gak bakal ada titik temunya. Urusan tetek bengek keluarga, aku males berat. Disuruh ke nikahan sodara, aku pasti cari seribu satu alasan buat gak dateng, kecuali itu orang-orang yang aku anggap memang dekat sama aku. I'm tired being a good girl, a good daughter, a good niece, a good cousin !!!! Kenapa aku selalu disuruh jadi anak baik, ngemong sama adik-adik, care sama om dan tante, selalu jadi panutan, etc, etc, sementara yang lain cuek-cuek saja? Saat ini, gak ada yang pengen aku pikirin kecuali diriku sendiri!!!

Comments

Popular posts from this blog

Rediscover childhood ...

When Iis asked whether I'd like to join a traditional Indonesian dancing ~ Balinese, I was hesitated. Last time I did Balinese dance was in Nyoman Gunarsa's Sanggar Dewata around 1989. I started dancing Balinese at age 4 when I saw my older cousins dancing, so I told my mom that I wanted to dance. Wrong decision :p! My mom enjoyed bringing me to the dance club, more than I enjoy dancing, and I was stuck for more than 6 years :p I knew that I wasn't talented, but she just didn't let me quit no matter how much I begged, hahaha. I finally quit because I needed to study more to prepare for Ebtanas (I know, I know it's such a lame excuse, hehehe) . Never crossed my mind that I would dance again. First because I didn't enjoy it, second because I am not talented. When finally I say yes, I'll come, I thought it would be the first and last time :) But I was wrong. It's fun and I enjoy it. This time is different because my mom doesn't tell me to do the dancing...

Turned out alright

Last week everything turned out alright :) Jumat siang, dengan restu teman2 kantor :p gw cabut dari kantor, walaupun area leader gw ngajakin meeting buat next recipe, tapi dia bilang "Go ahead and don't worry about the meeting, you better get your license today :p" . Jam 12.30an, gw dijemput sama orang dari driving school, dan ngebutlah kita ke DMV Norristown ngejar ujian jam 2 siang. Gw deg2an banget, apalagi karena udah gagal 1x. Kalau gw fail lagi, means that I screw everything up. Karena in the next four weeks para tebengan bakalan cabut ke site di Oregon (gak mungkin kan gw jalan 2 mile ke kantor), kontrak apartment gw habis akhir September dan gw harus cari apartment baru, dan ada chance gw bakalan dikirim ke Oregon juga (walaupun bukan shift pertama). Tapi above it all, hidup tergantung sama orang lain itu sucks. Gw gak bisa bebas ke mana-mana, gak bisa cari kegiatan dan temen2 sendiri (temennya ya cuman temen dari temen gw), gak ada social life sama sekali. Nyampe...