Skip to main content

Salam perpisahan

Semua kenangan indah tentangmu yang terbingkai dalam jiwaku,
Kini akan kulemparkan ke dalam sungai yang begitu dingin ini.
Biar dia membunuh asaku, menyirnakan kehangatan yang sejenak pernah kauberikan,
Membekukan semua luka yang timbul karenanya.
Sehingga segala kesedihanku akan sirna,
Segala kenangan tentangmu akan membeku,
menjadi batu, hanyut dibawa arus.


Ini hampir setahun sejak percakapan kita di gerai kopi larut malam itu. Pikiran jernih yang saling kita ungkapkan malam itu ternyata tak cukup memberikan kekuatan kepada saya untuk tidak mematahkan hati saya sendiri. Setahun berlalu, cinta saya belum terhapus, bahkan bertumbuh. Saya masih menunggu, berharap bahwa waktu dan cinta akan memihak kepada saya. Mungkin sekarang waktunya untuk melupakanmu, setelah setahun penantian yang sia-sia dan menyiksa.

Comments

Popular posts from this blog

Rediscover childhood ...

When Iis asked whether I'd like to join a traditional Indonesian dancing ~ Balinese, I was hesitated. Last time I did Balinese dance was in Nyoman Gunarsa's Sanggar Dewata around 1989. I started dancing Balinese at age 4 when I saw my older cousins dancing, so I told my mom that I wanted to dance. Wrong decision :p! My mom enjoyed bringing me to the dance club, more than I enjoy dancing, and I was stuck for more than 6 years :p I knew that I wasn't talented, but she just didn't let me quit no matter how much I begged, hahaha. I finally quit because I needed to study more to prepare for Ebtanas (I know, I know it's such a lame excuse, hehehe) . Never crossed my mind that I would dance again. First because I didn't enjoy it, second because I am not talented. When finally I say yes, I'll come, I thought it would be the first and last time :) But I was wrong. It's fun and I enjoy it. This time is different because my mom doesn't tell me to do the dancing...

Turned out alright

Last week everything turned out alright :) Jumat siang, dengan restu teman2 kantor :p gw cabut dari kantor, walaupun area leader gw ngajakin meeting buat next recipe, tapi dia bilang "Go ahead and don't worry about the meeting, you better get your license today :p" . Jam 12.30an, gw dijemput sama orang dari driving school, dan ngebutlah kita ke DMV Norristown ngejar ujian jam 2 siang. Gw deg2an banget, apalagi karena udah gagal 1x. Kalau gw fail lagi, means that I screw everything up. Karena in the next four weeks para tebengan bakalan cabut ke site di Oregon (gak mungkin kan gw jalan 2 mile ke kantor), kontrak apartment gw habis akhir September dan gw harus cari apartment baru, dan ada chance gw bakalan dikirim ke Oregon juga (walaupun bukan shift pertama). Tapi above it all, hidup tergantung sama orang lain itu sucks. Gw gak bisa bebas ke mana-mana, gak bisa cari kegiatan dan temen2 sendiri (temennya ya cuman temen dari temen gw), gak ada social life sama sekali. Nyampe...