Selamat ulang tahun 'Nd**, time really flies, tak terasa ini tahun ke 3 sejak perkenalan kita dulu. Banyak hal berubah, aku dan kamu yang sekarang bukan lagi aku dan kamu yang dulu. Kamu sekarang seorang suami, kepala rumah tangga, mungkin tak lama lagi akan ada yang memanggilmu 'Bapak'. Aku juga bukan aku yang dulu. Aku masih berusaha mencari ke mana jalan akan membawa langkahku, tapi ada banyak hal yang berubah. Kita juga sudah tak mungkin tertawa berdua seperti dulu lagi.
Tapi ada hal yang tak berubah. Kamu tetap teman yang baik, yang mau mendengarkan keluh kesahku. Hmmm, I wish you were here, menemaniku dengan secangkir kopi dan sepiring pisang bakar lagi. Mendengar keluh kesahku yang tak berujung tentang 'dia', yang masih saja mengisi hatiku. 'Dia' yang menggantikan sosokmu di hatiku. Setahun yang lalu, akhirnya aku berhasil melupakan 'cerita kita'. Setahun yang lalu, dia menambatkan hatiku. 'Nd**, apa yang harus aku lakukan untuk melupakannya?
Tapi ada hal yang tak berubah. Kamu tetap teman yang baik, yang mau mendengarkan keluh kesahku. Hmmm, I wish you were here, menemaniku dengan secangkir kopi dan sepiring pisang bakar lagi. Mendengar keluh kesahku yang tak berujung tentang 'dia', yang masih saja mengisi hatiku. 'Dia' yang menggantikan sosokmu di hatiku. Setahun yang lalu, akhirnya aku berhasil melupakan 'cerita kita'. Setahun yang lalu, dia menambatkan hatiku. 'Nd**, apa yang harus aku lakukan untuk melupakannya?
Comments