Dear ...
Apa kabar? Kabarku baik2 aja, just a little headache because I can't sleep well lately. Semoga kamu juga baik2 aja. Actually I really miss to talk to you, but I don't think this reason is good enough to call you :) ... We don't see each other lately, and though I still miss you, I think it's better this way.
Andai aja aku bisa dapet jawaban dari kamu, pengen rasanya tanya, kamu ke mana ajah? Apa aja yang kamu kerjakan akhir2 ini? Biasanya dengan satu dua kalimat pertanyaan gitu, kamu udah langsung cerita panjang lebar, and I really like to listen to your story ... :) Yahh, it's just an intermezzo, dan karena aku gak akan mungkin dapet jawaban, mungkin ada baiknya aku aja cerita tentang apa saja yang terjadi padaku akhir2 ini.
Benernya kegiatanku hari2 ini ajeg aja, kerja, tidur, kerja, dan tiba2 udah weekend. Kerja lagi, weekend lagi ... gitu terus. Mungkin itu juga ya yang bikin kepalaku berat hari ini :) ...
Lately aku deket sama seseorang, temen lama. Mungkin kamu bakal bilang ,"It's good for you 8), you deserve the best", as you said before (actually about 1 year ago). Dia teman lama sejak bertahun2 yll, tapi dulu gak pernah kenal deket, ketemu seperlunya, ketawa seperlunya ...
Belakangan ketemu lagi, gak deket juga. Baru2 ini aja jadi deket, mungkin karena sama2 kesepian. So far, I know that he's still in love with someone, dan dia tahu juga that sometimes missing you still killing me ... Ketika pertama hang out bareng dia, aku gak nyangka obrolan kita bakalan nyambung ...tapi ternyata obrolan kami menyenangkan juga ...
Tau gak, sejak 'gak ada' kamu setaun yll, aku gak pernah berusaha deket sama cowok manapun. Males. Sometimes nge-date sama cowok, tapi gitu2 aja. I am not really comfortable, mungkin udah bawaan kali ya, I am not really an expert ... hehehe ...
Lesson learnt from you, aku cuma akan berusaha enjoying pertemananku dengan dia ... gak boleh berharap terlalu banyak lagi, seperti yang aku harapkan dari kamu. Apakah aku suka dia, aku pun gak tau, I just enjoy that I have a new friend to talk to.
As a matter of fact, I see him a lot of different from you. You and I, we have lots of things in common, which is amazed me at the first time I knew you. Tapi tidak dengan temanku yang satu ini. Sebenarnya we have things in common, tapi enggak sebanyak kesamaan yang aku temukan di dirimu.
Things we have in common, ternyata gak cukup kuat untuk mempertahankan pertemanan/ relationship yang ada di antara kita. Bagaimana dengan orang yang lebih berbeda lagi? Atau mungkin menurutmu kita gak punya something in common? Ah, gak tau lah, toh jawaban yang ada gak akan mengubah sesuatu ...
Hehehe, muungkin aku yang terlalu berlebihan dan takut kepada sesuatu yang gak jelas. Toh udah aku putuskan, buat mensyukuri semua pemberian Tuhan. Dan aku tahu aku harus melangkah, gak mungkin aku mengejar bayang2 kamu yang cuma ada di hari2 yang sudah berlalu.
Jadi, aku putuskan untuk enjoy aja, menikmati setiap momen pertemanku dengan nya, wait n see, mencoba melihat apakah ada kecocokan gak antara aku dan temanku itu. Dan kalau pun gak cocok aku gak akan menyesalinya seperti aku menyesali tentang aku dan kamu.
Kepalaku masih juga pusing, karena itu aku mau pulang dulu. Oh ya, walaupun aku gak pernah 'berminat' untuk ketemu kamu, aku selalu mengharapkan kamu baik2 aja.
Apa kabar? Kabarku baik2 aja, just a little headache because I can't sleep well lately. Semoga kamu juga baik2 aja. Actually I really miss to talk to you, but I don't think this reason is good enough to call you :) ... We don't see each other lately, and though I still miss you, I think it's better this way.
Andai aja aku bisa dapet jawaban dari kamu, pengen rasanya tanya, kamu ke mana ajah? Apa aja yang kamu kerjakan akhir2 ini? Biasanya dengan satu dua kalimat pertanyaan gitu, kamu udah langsung cerita panjang lebar, and I really like to listen to your story ... :) Yahh, it's just an intermezzo, dan karena aku gak akan mungkin dapet jawaban, mungkin ada baiknya aku aja cerita tentang apa saja yang terjadi padaku akhir2 ini.
Benernya kegiatanku hari2 ini ajeg aja, kerja, tidur, kerja, dan tiba2 udah weekend. Kerja lagi, weekend lagi ... gitu terus. Mungkin itu juga ya yang bikin kepalaku berat hari ini :) ...
Lately aku deket sama seseorang, temen lama. Mungkin kamu bakal bilang ,"It's good for you 8), you deserve the best", as you said before (actually about 1 year ago). Dia teman lama sejak bertahun2 yll, tapi dulu gak pernah kenal deket, ketemu seperlunya, ketawa seperlunya ...
Belakangan ketemu lagi, gak deket juga. Baru2 ini aja jadi deket, mungkin karena sama2 kesepian. So far, I know that he's still in love with someone, dan dia tahu juga that sometimes missing you still killing me ... Ketika pertama hang out bareng dia, aku gak nyangka obrolan kita bakalan nyambung ...tapi ternyata obrolan kami menyenangkan juga ...
Tau gak, sejak 'gak ada' kamu setaun yll, aku gak pernah berusaha deket sama cowok manapun. Males. Sometimes nge-date sama cowok, tapi gitu2 aja. I am not really comfortable, mungkin udah bawaan kali ya, I am not really an expert ... hehehe ...
Lesson learnt from you, aku cuma akan berusaha enjoying pertemananku dengan dia ... gak boleh berharap terlalu banyak lagi, seperti yang aku harapkan dari kamu. Apakah aku suka dia, aku pun gak tau, I just enjoy that I have a new friend to talk to.
As a matter of fact, I see him a lot of different from you. You and I, we have lots of things in common, which is amazed me at the first time I knew you. Tapi tidak dengan temanku yang satu ini. Sebenarnya we have things in common, tapi enggak sebanyak kesamaan yang aku temukan di dirimu.
Things we have in common, ternyata gak cukup kuat untuk mempertahankan pertemanan/ relationship yang ada di antara kita. Bagaimana dengan orang yang lebih berbeda lagi? Atau mungkin menurutmu kita gak punya something in common? Ah, gak tau lah, toh jawaban yang ada gak akan mengubah sesuatu ...
Hehehe, muungkin aku yang terlalu berlebihan dan takut kepada sesuatu yang gak jelas. Toh udah aku putuskan, buat mensyukuri semua pemberian Tuhan. Dan aku tahu aku harus melangkah, gak mungkin aku mengejar bayang2 kamu yang cuma ada di hari2 yang sudah berlalu.
Jadi, aku putuskan untuk enjoy aja, menikmati setiap momen pertemanku dengan nya, wait n see, mencoba melihat apakah ada kecocokan gak antara aku dan temanku itu. Dan kalau pun gak cocok aku gak akan menyesalinya seperti aku menyesali tentang aku dan kamu.
Kepalaku masih juga pusing, karena itu aku mau pulang dulu. Oh ya, walaupun aku gak pernah 'berminat' untuk ketemu kamu, aku selalu mengharapkan kamu baik2 aja.
Comments