Skip to main content

Ojo ngawur ...

Eventhough I did enjoy my coming home last weekend, pulang ke Jogja weekend kemaren benar2 melelahkan. Thanks to Perumka, hari gini masih ada aja kereta anjlok :( I got stucked for 3 hours in Gambir, then decided to go home and got a flight instead of train. Mau ngirit malah jadi boros ke mana2 deh, hehehe.

Seperti sudah diduga, keputusan saya untuk berangkat ke negeri nun jauh di sana membuat saya banyak menuai pertanyaan dan petuah-petuah sepanjang kepulangan kemaren, hahaha. Mulai dari komentar standar seperti "Ntar cari cowok bule deh di sana" sampai petuah yang agak-agak ajaib dari mama, yang kayaknya kuatir anak sulungnya yang bandel ini berniat gak pulang, hehehe.

"Neng kono ojo ngawur, ngati-ati ..."
"Heh? Ngawur gimana?"
"Ojo ora bali ..."
"Lha kalo aku dapet kerjaan di sana mosok gak boleh ?"
"Ngawur. Wong duwe omah ya bali ... "


Diam, senyap. Mendingan tidak menjawab, hanya menambah kekuatiran mama yang gak perlu.

"Nek golek bojo ojo bule ... "
"Huahaha, memangnya ngapain. Tak golek italiano-italiano lah ... :D"
"Hih, medeni."
"Lho ??? " *bingung, asli bingung tenan, mama ku iki aneh-aneh wae, ibu profesor gitu lho ...*
"Yo wis, tak golek Vietnamese wae, hahaha "
"Lha, podho-podho negara mlarat "


Huahahaha, saking kuatirnya, mama ku ini aneh-aneh aja. Yo wis lah, tak bawa cengar-cengir ajah. Lha piye meneh, bener toh :D Dalam hati saya membatin.

Aduh Ma, sebenarnya aku juga gak berniat gak pulang, bahkan aku ke Amerika pun sebenarnya gak pernah ada dalam rencana hidupku. It's just like a blessing in disguise. Tapi aku juga tidak menutup kemungkinan untuk segala yang mungkin terjadi di depan sana. Mungkin ini memang jalan hidupku, siapa tahu Ma? Toh Mama dulu pernah bilang, mungkin ini memang cara Tuhan memberikan berkatnya ... *nyokap gw Kristen sekalee ya ... :)*

====
"Di sana jangan ngawur, hati-hati ..."
"Heh? Ngawur gimana?"
"Kamu harus pulang ..."
"Lha kalo aku dapet kerjaan di sana mosok gak boleh ?"
"Ngawur. Kamu kan punya keluarga di sini ... "


"Kalo cari suami jangan bule ... "
"Huahaha, memangnya ngapain. Tak golek italiano-italiano lah ... :D"
"Hih, mengerikan."
"Lho ??? "
"Ya udah, tak cari Vietnamese aja, hahaha "
"Lha, sama-sama negara miskin "

Comments

andersonite said…
This comment has been removed by a blog administrator.
Anonymous said…
hua ha ha, ada2 saja ibumu, mit :p
Anonymous said…
hihihi.. lucu.. :)
tapi emang orang tua saking sayangnya sama kita jadi suka rada over worried.. :D

Popular posts from this blog

Rediscover childhood ...

When Iis asked whether I'd like to join a traditional Indonesian dancing ~ Balinese, I was hesitated. Last time I did Balinese dance was in Nyoman Gunarsa's Sanggar Dewata around 1989. I started dancing Balinese at age 4 when I saw my older cousins dancing, so I told my mom that I wanted to dance. Wrong decision :p! My mom enjoyed bringing me to the dance club, more than I enjoy dancing, and I was stuck for more than 6 years :p I knew that I wasn't talented, but she just didn't let me quit no matter how much I begged, hahaha. I finally quit because I needed to study more to prepare for Ebtanas (I know, I know it's such a lame excuse, hehehe) . Never crossed my mind that I would dance again. First because I didn't enjoy it, second because I am not talented. When finally I say yes, I'll come, I thought it would be the first and last time :) But I was wrong. It's fun and I enjoy it. This time is different because my mom doesn't tell me to do the dancing...

Turned out alright

Last week everything turned out alright :) Jumat siang, dengan restu teman2 kantor :p gw cabut dari kantor, walaupun area leader gw ngajakin meeting buat next recipe, tapi dia bilang "Go ahead and don't worry about the meeting, you better get your license today :p" . Jam 12.30an, gw dijemput sama orang dari driving school, dan ngebutlah kita ke DMV Norristown ngejar ujian jam 2 siang. Gw deg2an banget, apalagi karena udah gagal 1x. Kalau gw fail lagi, means that I screw everything up. Karena in the next four weeks para tebengan bakalan cabut ke site di Oregon (gak mungkin kan gw jalan 2 mile ke kantor), kontrak apartment gw habis akhir September dan gw harus cari apartment baru, dan ada chance gw bakalan dikirim ke Oregon juga (walaupun bukan shift pertama). Tapi above it all, hidup tergantung sama orang lain itu sucks. Gw gak bisa bebas ke mana-mana, gak bisa cari kegiatan dan temen2 sendiri (temennya ya cuman temen dari temen gw), gak ada social life sama sekali. Nyampe...