Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2006

Pulang

Recently I am considering to go back to Indo right after I graduate. What? No no. *dalam hati* Yes yes. Gw dah mulai nanya-nanya nih, gimana caranya apply kerjaan di Jakarta while I am still here. Cari duit dulu di sini Mit. Bete pulang kalo cuma bawa gelar doang. You know lah, di sini lebih gampang cari duit. Yes I know lah. Gw juga consider lah, kalo pulang ke Jakarta, paling gak harus punya modal buat tiga bulanan hidup kalo belum dapet kerja. Tapi asli, di sini gw ngerasa duit gw ngepas banget sih. Ya sabarlah Mit. Namanya juga mahasiswa. Tapi coba liat Wayan, abis dia lulus, sekarang dah enak kan. Iya sih, but it is not only about money. So what is it all about? Gw juga gak tau. Tapi hati gw kok belum di Pittsburgh ya. Kalau masalah duit doang, I agree, gw bisa dapet jauh lebih banyak di sini. Tapi apa itu bikin gw hepi? Were you happy at Jakarta? Relatif lah. Gw juga sering bete, kesepian, n nangis di Jakarta. Tapi above those things, gw happy. Di sini, beside duit yang ngepas, s...

Rumah tua itu ...

To : Andreas, Mbak Lia, Hendro, Vita, Yozi, Bandung, Albert, dan Susan Dear temans, Masih ingat rumah tua dan besar milik nenekku, tempat kita retret beberapa tahun yang lalu? Eh, sudah berapa lama ya? Tahun 98? Barusan nyokap mengirim sms, katanya rumah itu ambruk karena gempa :( Semoga tidak benar-benar ambruk karena nyokap juga belum melihat langsung kerusakannya. Tapi yang jelas, rumah itu rusak sekarang. Hiks, sedih mendengarnya. Aku selalu suka dengan rumah berhalaman luas. Masih ingat dengan pohon-pohon rindang di halaman rumah itu? Masih ingat dengan beranda di rumah itu? Masih ingat nggak ketika Vita memilih wc favoritnya :D ? Hahaha ... Susan pernah bilang, "Mit, rumahnya jangan dijual, ntar saya beli kalau saya sudah kaya." Kalau nggak salah, Albert juga bilang hal senada. Sekarang, boro2 dijual, rumahnya rusak karena gempa. R u s a k , semoga bukan a m b r u k seperti kata nyokapku. Untunglah, penyewanya semua selamat. Oh well, sekali lagi, deep condolescense buat...

Jogja dalam ingatan saya

Oh well, seharusnya kemarin adalah pesta besar di keluarga saya. Sepupu saya menikah. Tanpa diduga gempa mengguncang Jogja. Berita yang mengabarkan gempa di Jogja kemarin sore (pagi waktu setempat) membawa ingatan saya tentang kota itu. Dengan gemetar papa berbicara di telpon, menggambarkan besarnya guncangan gempa, genting yang berjatuhan dan tembok tetangga yang runtuh. Lahir dan dibesarkan di sana, delapan belas tahun pertama saya habiskan di kota itu. Kota yang ramah dan bersahaja, sekaligus kota yang canggung di persimpangan jalan. Sebagian penduduknya masih sangat menghormati adat istiadat tradisional, membuat kota ini identik sebagai kota budaya yang antik. Namun kota ini pun tak luput dari perubahan jaman, benturan budaya lama dan baru. Jogja dalam ingatan saya adalah terik matahari yang membakar, makanan murah meriah ala mahasiswa, kompleks candi yang tak jauh dari rumah, sepeda motor yang memadati jalan-jalannya, dan beranda favorit dengan halaman luas yang penuh pohon buah-...

My hometown is mourning

Photo taken from Reuter. 3000 death, more are injured. Jogja is mourning. Tadi sore mama sms, "Gempa besar, semua selamat". Barusan mama update, "Jangan kaget ya, Mbah Har seda (meninggal) karena rumah Mojosari ambruk. Kita sekarang sedang di Mojosari". Trying to contact some friends ... Some replied my message, some didn't answered. I can do nothing. Hopefully they are all right. I was born there, I grew up there, it is always be a place for coming home. Now it is ruined. Still can not believe, still can not imagined. Now the whole city is mourning.

Thank you semuanya :)

I have a wonderful bday. Silakan klik di sini ...

The day we're getting older

I got this title from Ulus' blog a year ago. Today is not much different than the other days. The only different thing is only now I am not 27 anymore. Waks, 28, time really flies :) I try to avoid this day, but all I can do is only leaving Jakarta to Pittsburgh so my birthday will be delayed for about 12 hours, hahaha. Yet it doesn't work pretty well, since a lot of friends had greeted me yesterday (they all said : using Jakarta's time, hahaha) A birthday is always be a good milestone to evaluate ourselves. What have I done, have I made any difference during last 12 months, did I make any mistakes and failures, have I been a better person? It is also a good time to question ourselves, what do you want to do with your life from now on? Buat saya, pertanyaan-pertanyaan itu tidak pernah mudah untuk dijawab. Saya mencoba melihat diri saya sendiri, apa bedanya Mita yang sekarang dengan Mita setahun yang lalu? To answer it quantitatively is easier than qualitatively: I was in ...

What's in my bag?

Dapet lemparan dari yanti buat cerita apa aja yang ada di tasku :) Oh well, benernya biasa-biasa aja kok, hehehe Sejak dari Jakarta, tas ini paling sering kubawa kemana-mana. Kecil tapi muat banyak, praktis buat dibawa-bawa, gak cepet kotor, n tahan air. Dulu temen-temen kostku sering nyela aku kalo dah dandan rapi buat ke gereja, tapi tas yang dibawa teteppp aja tas yang satu ini. Ternyata, biarpun dicela-cela, tas ini setia menemani sampai ke Pittsburgh lho :) Lihat barang-barang bawaanku sehari-hari, dikit ya? Hehehe, jangan salah. Aku biasa bawa-bawa dua tas sekaligus, this one, and a backpack. Jadi kayak kura-kura yang bawa rumahnya kemana-mana. I don't want to, but I should bring my big laptop :(. Beraat. Nah, sekarang, mo crita apa lagi neh? Standar aja kan ya bawaanku : dompet, flash disk, sisir, karet rambut, body mist, my nokia 3660, n yang enggak kepotret, kamera digital. Biar sewaktu-waktu bisa motret gitu :D Dompetnya, still the same one. Dah hampir jebol gara2 kebanya...

He is just not into me, that's all.

Laki-laki brilliant dan super keras tapi sekaligus warm-hearted inside itu membuatku jatuh cinta dua tahun yang lalu . Harusnya aku sadar sejak awal, dengan segala keragu-raguanmu yang membuat aku membeku malam itu. Harusnya kuputuskan saat itu juga untuk meninggalkanmu, tapi kupikir kamu hanya butuh waktu untuk menenangkan diri. Bodohnya, aku menunggumu. Sebulan, dua bulan, akhirnya aku tahu tak hanya sekedar waktu yang engkau butuhkan. Ada yang lain yang menggoda benakmu. Aku memutuskan pergi dari kota yang riuh rendah itu. Pergi mengejar mimpi-mimpiku yang lain - sekolah, bertualang, melihat belahan bumi yang selama ini hanya kulihat melalui TV, internet, dan buku-buku. Dengan bijak kau katakan sekali lagi untuk melupakanmu karena jalanku masih panjang, aku harus memulai hidup yang baru di tanah ini. Ku coba mencoba memenuhi kata-kataku, bahwa aku akan berhenti meletakkan harapanku padamu. Tapi aku begitu lemah terhadapmu. Semua tinggal kata-kata tak bermakna. Aku melambung begitu ...

Dolls hunt!

Sebenarnya huntingnya sudah beberapa hari yang lalu, on Yos' birthday. Tapi baru kepikiran buat posting sekarang. We went to Dave n Buster to play games, mmm, actually to show to people that it's not impossible to get the dolls, hahaha. Look, we have three dolphins, two blue and one gray, two bears : blue and pink, one unicorn, one frog, one basket ball. Hehehe .... Ki-ka : Fenny - Devina - aku - Ira

Trip to Chicago

Fiuh, akhirnya final exams selesai juga, boleh dong jalan2 dulu ke Chicago. Kebetulan ada undangan dari Mythia, teman baik semasa kuliah di Bandung - dan kerja di Jakarta untuk bergabung ke family trip nya. So here I am, Mita the intruder in the Bachsins :) Well, it was a great trip. Meet an old friend, good food, great city, all is great. Tapi gara2 kelamaan ga posting n waktu ke Chicago ga bawa laptop, jadi males deh buat nge-compile ceritanya. So, maaf people, maaf :) Just follow the link above (in the title) to visit my photo album. Tar deh aku posting ceritanya - tentang a one day friend named Monica, tentang the windy city, tentang obrolan 2 cewek yang mulai dewasa :p huehehehe ...