To : Andreas, Mbak Lia, Hendro, Vita, Yozi, Bandung, Albert, dan Susan
Dear temans,
Masih ingat rumah tua dan besar milik nenekku, tempat kita retret beberapa tahun yang lalu? Eh, sudah berapa lama ya? Tahun 98? Barusan nyokap mengirim sms, katanya rumah itu ambruk karena gempa :( Semoga tidak benar-benar ambruk karena nyokap juga belum melihat langsung kerusakannya. Tapi yang jelas, rumah itu rusak sekarang.
Hiks, sedih mendengarnya. Aku selalu suka dengan rumah berhalaman luas. Masih ingat dengan pohon-pohon rindang di halaman rumah itu? Masih ingat dengan beranda di rumah itu? Masih ingat nggak ketika Vita memilih wc favoritnya :D ? Hahaha ...
Susan pernah bilang, "Mit, rumahnya jangan dijual, ntar saya beli kalau saya sudah kaya." Kalau nggak salah, Albert juga bilang hal senada. Sekarang, boro2 dijual, rumahnya rusak karena gempa. R u s a k, semoga bukan a m b r u k seperti kata nyokapku. Untunglah, penyewanya semua selamat.
Oh well, sekali lagi, deep condolescense buat semua warga Jogjakarta.
Dear temans,
Masih ingat rumah tua dan besar milik nenekku, tempat kita retret beberapa tahun yang lalu? Eh, sudah berapa lama ya? Tahun 98? Barusan nyokap mengirim sms, katanya rumah itu ambruk karena gempa :( Semoga tidak benar-benar ambruk karena nyokap juga belum melihat langsung kerusakannya. Tapi yang jelas, rumah itu rusak sekarang.
Hiks, sedih mendengarnya. Aku selalu suka dengan rumah berhalaman luas. Masih ingat dengan pohon-pohon rindang di halaman rumah itu? Masih ingat dengan beranda di rumah itu? Masih ingat nggak ketika Vita memilih wc favoritnya :D ? Hahaha ...
Susan pernah bilang, "Mit, rumahnya jangan dijual, ntar saya beli kalau saya sudah kaya." Kalau nggak salah, Albert juga bilang hal senada. Sekarang, boro2 dijual, rumahnya rusak karena gempa. R u s a k, semoga bukan a m b r u k seperti kata nyokapku. Untunglah, penyewanya semua selamat.
Oh well, sekali lagi, deep condolescense buat semua warga Jogjakarta.
Comments