Skip to main content

Deadline deadline

Melarikan diri bentar ah dari kerjaan :p Ancur bener aku ini ... sejak beberapa hari yang lalu aku kerja tandem bareng temenku, aku yang develop, dia yang testing, lalu aku yang ngerjain bug fixing, gitu terus sampai softwarenya siap untuk di-release. Sudah sejak semingguan yang lalu developmentku dah selesai, tapi belum sempat ditest. Baru beberapa hari yang lalu mulai di-test, dan beberapa hari ini temenku yang tester itu kayak dikejar setan kerja nya. Maklum, deadline nya udah dekat. Tapi tetep aja aku bingung (diem-diem bingung), kok dia ngetest nya keburu-buru banget gitu, sementara aku yang harus bug fixing aja gak setress gitu kok.

Ternyata oh ternyata, nah, baru 2 hari yang lalu aku sadar, bahwa deadlinenya tuh bukan 20 November, tapi 20 Oktober !!! dan seminggu sebelum deadline kerjaan dah harus kelar, berarti tanggal 13 oktober, hari ini!! Bego banget gak sih ... bisa2 nya salah bulan. Pantes aja temenku kerjanya super ngebut gitu. Untungnya kerjaan ku udah selesai, tinggal prentil-prentil kecil, bug fixing yang bisa dikerjain paralel bareng testing. Tapi tetep aja aku agak2 shock, my God, untungnya dah selesai, kalo belum, aku bisa digantung ... Kok bisa ya aku salah bulan ... waktu minggu yll ada meeting, aku tuh masih sadar kalo deadlinenya Oktober, tapi tetep aja gak kepikiran kalau tanggal 13 Oktober itu ada di minggu ini ... Nah, habis itu, lupa sama sekali, yang nyantel di kepalaku deadlinenya adalah November. Kacau balau.

Nah, hari ini semua harus kelar nih. Sekarang lagi nungguin temanku selesai testing. Moga2 gak ada bug baru yang harus dibenerin ... semoga ..

Comments

Popular posts from this blog

Thanksgiving 2020

What a crazy ride we have been riding in 2020. The COVID-19 pandemic has pretty much put our life on hold, if not going on a slower pace. I feel that we are running a marathon, and it's not over yet. The emotional toll that we have been experiencing since March is real. Everything that we used to take for granted, like meeting up with friends, birthday parties, kids activities, traveling, the convenience of doing grocery shopping anytime we want, a lot of them have been taken away from us, from my family. No more parties, no more lunch or dinner with friends, no more invitation for birthday parties, no more traveling. Perhaps my life had become too easy before the pandemic. We had to switch Nathaniel from a brick and mortar school to a cyber school. I tried to plan my grocery trips ahead of time to avoid crowds. We had to wear masks everywhere. But at least we are healthy. At least I am facing this together with my husband and kids as a family. At least I am at home that is fu...

What would they decide ?

When I was a little girl, I heard a lot of stories about far-away lands from my mother. She told me stories that she got from my father's letters when he was away. Our family was apart for four years. My father went to school to Montpelier, France while my Mom raised my brother and me in Yogyakarta. Every other year Dad visited us, brought a lot of books and pictures home. Pictures of Versailles, Lourdes, Marseilles, Spain, and a lot more. He told us many stories, brought me from our little home to those countries, although only in imagination. Since that day, I convinced myself that someday, when I grow up, I will see those places with my own eyes :) About twenty some years later, my turn came. I stand here, a few thousand miles away from home. About once a week I call home, talked to my parents about this place. About the harsh winter in Pittsburgh, about my new town near Philadelphia, about my new job. I might not be here if my father never brought me those pictures, told me st...

Turned out alright

Last week everything turned out alright :) Jumat siang, dengan restu teman2 kantor :p gw cabut dari kantor, walaupun area leader gw ngajakin meeting buat next recipe, tapi dia bilang "Go ahead and don't worry about the meeting, you better get your license today :p" . Jam 12.30an, gw dijemput sama orang dari driving school, dan ngebutlah kita ke DMV Norristown ngejar ujian jam 2 siang. Gw deg2an banget, apalagi karena udah gagal 1x. Kalau gw fail lagi, means that I screw everything up. Karena in the next four weeks para tebengan bakalan cabut ke site di Oregon (gak mungkin kan gw jalan 2 mile ke kantor), kontrak apartment gw habis akhir September dan gw harus cari apartment baru, dan ada chance gw bakalan dikirim ke Oregon juga (walaupun bukan shift pertama). Tapi above it all, hidup tergantung sama orang lain itu sucks. Gw gak bisa bebas ke mana-mana, gak bisa cari kegiatan dan temen2 sendiri (temennya ya cuman temen dari temen gw), gak ada social life sama sekali. Nyampe...