Skip to main content

Laper buku euy!

Kalau diperhatiin, belakangan blog ku jarang banget ngebahas cukilan buku :(. Iya, parah banget nih, belakangan aku bisa dibilang gak pernah menyentuh buku sama sekali. Ada satu buku yang udah aku baca sejak sebulan yang lalu, dan gak habis-habis juga! Padahal kalau lagi semangat, jangan tanya deh, hmmm, aku bisa tenggelam dalam bacaan. Awalnya sih dalam rangka penghematan, bulan ini aku gak beli buku sama sekali. Cuma minjem novelnya temen kantor, tapi efeknya karena gak belanja buku, aku jadi males baca.

Anyway, ada beberapa buku yang aku pengen baca, ato sekedar pengen beli (karena udah pernah baca :p), yaitu :

- Toto Chan, Gadis di Tepi Jendela. Kisah gadis kecil yang sekolahnya bertempat tinggal di gerbong kereta api ini amat berkesan. Walaupun bacanya udah bertaun-taun yang lalu waktu aku masih di Bandung, tapi aku masih aja pengen beli buku ini.
- Negeri Bahagia. Liat buku ini menggeletak di kamarnya Agnez bikin aku pengen membacanya. Belum kesampaian juga. Aku seh pengen cari versi Inggrisnya.
- Samurai 1 - Kastel Awan Burung Gereja dan Samurai 2 - Jembatan Musim Gugur. Judulnya itu lho, romantis n melo pisan. Jadi pengen baca ... hihihi, padahal kan katanya don't judge a book by it's cover yak :p ?
- Veronica Wants to Die. Kalau ini absolutely bukan karena judulnya hahaha. Kata Sigit kemaren, buku ini bagus. Dan karena seleranya dia bagus, boleh deh diikuti anjurannya. Apalagi yang nulis Paulo Coelho.
- Saudagar Buku dari Kabul . Barusan nengok www.inibuku.com, jadi pengen buku ini ...

Jadi, apakah saya harus mulai membelanjakan gaji yang barusan masuk untuk buku2 itu *ting*, biar aku bisa cerita2 lagi di blog ... hehehe.

Comments

Popular posts from this blog

Rediscover childhood ...

When Iis asked whether I'd like to join a traditional Indonesian dancing ~ Balinese, I was hesitated. Last time I did Balinese dance was in Nyoman Gunarsa's Sanggar Dewata around 1989. I started dancing Balinese at age 4 when I saw my older cousins dancing, so I told my mom that I wanted to dance. Wrong decision :p! My mom enjoyed bringing me to the dance club, more than I enjoy dancing, and I was stuck for more than 6 years :p I knew that I wasn't talented, but she just didn't let me quit no matter how much I begged, hahaha. I finally quit because I needed to study more to prepare for Ebtanas (I know, I know it's such a lame excuse, hehehe) . Never crossed my mind that I would dance again. First because I didn't enjoy it, second because I am not talented. When finally I say yes, I'll come, I thought it would be the first and last time :) But I was wrong. It's fun and I enjoy it. This time is different because my mom doesn't tell me to do the dancing...

Turned out alright

Last week everything turned out alright :) Jumat siang, dengan restu teman2 kantor :p gw cabut dari kantor, walaupun area leader gw ngajakin meeting buat next recipe, tapi dia bilang "Go ahead and don't worry about the meeting, you better get your license today :p" . Jam 12.30an, gw dijemput sama orang dari driving school, dan ngebutlah kita ke DMV Norristown ngejar ujian jam 2 siang. Gw deg2an banget, apalagi karena udah gagal 1x. Kalau gw fail lagi, means that I screw everything up. Karena in the next four weeks para tebengan bakalan cabut ke site di Oregon (gak mungkin kan gw jalan 2 mile ke kantor), kontrak apartment gw habis akhir September dan gw harus cari apartment baru, dan ada chance gw bakalan dikirim ke Oregon juga (walaupun bukan shift pertama). Tapi above it all, hidup tergantung sama orang lain itu sucks. Gw gak bisa bebas ke mana-mana, gak bisa cari kegiatan dan temen2 sendiri (temennya ya cuman temen dari temen gw), gak ada social life sama sekali. Nyampe...