Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2005
Belakangan rasanya aku nggak fit. Gampang capek, gampang ngantuk, dan stamina drop. Kayak tadi malam, baru juga jam 9, dan aku masih jalan bareng teman-temanku ke Carefour, tiba-tiba salah satu dari mereka bilang "Kok elo tampangnya udah capek banget seh Mit?", dan emang iya ... tampangku yang udah kuyu kayak orang kurang makan kurang tidur (padahal tidur selalu lebih dari 8 jam!). Aku perhatiin, kok jadi gini ya ... muka capek, ada kantong matanya. Kayaknya aku kurang olahraga deh!

Easter 2005

Hari ini praktis adalah hari terakhir liburan paskah-ku. Dengan kesibukan menemani tanteku di rumah sakit dan beberapa ibadat tri hari suci di gereja, maka liburan kali ini seperti bukan libur saja … anyway, karena ini hari terakhir ku di rumah, aku ingin sedikit lebih bersantai dari kemarin. Toh sepupu-sepupuku sudah datang untuk menemani tanteku. Jadi sekarang, aku bisa sedikit menulis untuk menyalurkan perasaan senang, sedih, capek, dan emosi-emosi lainnya seperti biasanya. Ahhh, nikmatnya … selonjoran di kamar sambil menikmati celoteh burung-burung liar – burung gereja mungkin, menikmati sisa sensasi mandi air panas untuk memanjakan diri. Jangan kira mandi air panasnya pakai keran mewah atau heater seperti di hotel-hotel. Teteeep aja, sebelum mandi harus merebus air dulu secara manual, hehehe … tapi rasanya tetap mewah, at least buatku … :) Tidak seperti biasanya pekan paskah kali ini tidak kurayakan di Gereja Kalasan seperti biasanya. Terus terang, aku sedang malas ke Gereja, ter...

Sakit

Seperti doa litani yang terus menerus diulang, demikian juga di keluargaku hampir selalu saja ada yang tumbang karena penyakit. Aku sudah cukup terbiasa dengan keadaan ini sejak aku kecil, dan juga sudah mencicipi jadi bagian darinya, tiga kali masuk rumah sakit dan 5 tahun pertama kehidupanku. Setelah tahun lalu Bude masuk ke RS Fatmawati (sampai akhir hayatnya) disusul dengan operasi by pass jantung Papa di RS Harapan Kita, kali ini yang tumbang adalah tanteku, satu-satunya adik yang dimiliki Mama. Hari Selasa yang lalu ia terkena stroke dalam usianya yang ke-52. Kalau kata banyak orang – termasuk mamaku dan nenekku – Tanteku itu terlalu serius dalam hidup, apa-apa dipikir, bahkan sampai hal-hal yang menurut orang lain tidak perlu dianggap serius sekalipun. Perkataan tersebut mengingatkan aku pada percakapanku tempo hari dengan seorang pastor sahabat lama yang sok tahu – walaupun harus kuakui ia memang layak untuk sok tahu :) Dengan entengnya dia bilang , “Kamu apa-apa dipikir pakai ...

PULANG

Pagi tadi dengan malas aku bangun dari tidurku, satu-satunya alasan yang membuatku bangun adalah hari ini aku cuti, yes, tidak bekerja, pagi ini aku pulang ke Jogja :) Aku buru-buru berkemas, mengingat kebiasaanku untuk menunda lima menit lagi untuk bangun dari tempat tidur bisa berakibat fatal kali ini. Salah-salah aku tidak jadi pulang hanya karena kebodohan dan kemalasanku semata. Burung besi melayang di udara, membawaku pulang ke rumah, rumah yang biasa kudeskripsikan sebagai sebuah rumah yang nyaman dengan halaman luas penuh pohon buah-buahan. Bukan kebiasaanku untuk menikmati pemandangan selama penerbangan, terutama karena sudut pandang yang berubah-ubah mengikuti goncangan pesawat cenderung memabukkan aku. Tetapi kali ini aku terpana melihat pemandangan yang ada di bawah sana. Jauh di bawah sana terhampar petak-petak sawah berwarna kehijauan, diselingi dengan rerimbunan pepohonan di sela-selanya. Petak-petaknya seperti sebuah karpet. Nun jauh di selatan sana, terlihat bibir pant...

Terima kasih

Terimakasih untuk secangkir kopi manis dan sepiring pisang bakar, yang telah membantuku menghilangkan kesesakan semalam. Saat dunia runtuh, betapa senangnya bertemu seorang kawan lama untuk berbagi cerita. Berbagi cerita? Tidak, sebenarnya tadi malam pun aku tidak banyak bercerita kepadamu. Hatiku terlalu sakit, nafasku sesak, dan mataku pun masih merah bengkak karena menangis. Tetapi kamu tidak bertanya sepatah kata pun tentang hal itu. Seperti biasa kamu selalu mempuyai banyak cerita. Malam tadi pun kamu bercerita tentang berbagai hal, lengkap dengan bumbu-bumbu penuh tawa dan canda seperti biasanya. Seperti biasa kamu membuatku tertawa, melupakan kesesakan yang baru saja kualami. Sungguh, aku berterima kasih untuk itu. Sungguh beruntung dia yang menjadi kekasihmu ... :)

Mencoba merasa, dan hasilnya ????

Dia bahkan tak tahu siapa aku! Dia nggak tau aku cewek yang terlalu mandiri dengan segala ego. Cewek yang enggak pernah mau kalah dalam berargumentasi sampai pada suatu titik di mana ia melihat pendapat lawan bicaranya memang benar. Cewek keukeuh yang bisa sangat-sangat jutek kepada orang-orang yang nggak berkenan di hatinya. Cewek keras hati, sangat keras hati. Yang dilihat hanyalah Mita dua hari itu. Yang pendiam, gak banyak bicara, tapi dengan senang hati mencoba menanggapi mereka yang mencoba mengajaknya ngobrol. Dia pasti tak tahan menghadapiku jika tahu siapa aku sebenarnya ... Duh Gusti, susahnya mencoba membuka hati. Dan hati ini tetap diam, tak mau terketuk ... Aku tak mau memaksakan diriku ... semakin aku mencoba merasa ... semakin aku tak mau memaksa diriku sendiri. Dan sosok itu kembali bermain dalam benakku ... Sosok yang sama, yang meninggalkan amarah dalam hatiku, yang sering membuatku putus asa karena kebisuannya, yang membuatku bertekad melupakannya. Tanpa kuingi...

Cobalah menggali rasa

Apa rasa kamu? Capek, kosong, sedih ... Kenapa sedih? Sepi ... nggak ada temen deket yang bisa diajakin cerita Ada sekian juta orang dan kamu merasa sepi ??? Apa tujuan mu? Pingin rekoleksi, kembali berdoa, karena selama ini merasa malas berdoa ... Kenapa kamu malas berdoa? Karena ... saya tidak merasakan kebutuhan untuk berdoa ... Kenapa tidak butuh berdoa? Karena, saya orangnya sangat logis. Semua saya analisa dan saya pikirkan berdasarkan hubungan sebab akibat yang kelihatan. Kalau yang tidak kelihatan, seperti kekuatan doa, saya nggak bisa mencernanya. . Karena kamu tidak MERASA . Kamu hidup tanpa rasa, kamu tidak bisa merasakan. Lihat daun meja ini. Kesatuan yang ada di atas meja, dan di bawah meja, merupakan sebuah ekosistem. Yang di atas adalah kesadaran kita. Yang di bawah adalah alam bawah sadar kita. Daun meja itu adalah rasio kita, defense mechanism kita. Kamu lihat, defense mechanism kamu begitu besar ... Kamu bisa merasa , tapi kamu menolak rasa itu, kamu selalu menggunaka...

Outing

Senin pagi2, dah di BCA buat reconfiguration neh. Jauh-jauh hari aku sudah bilang, sebelum reconfiguration, backup dulu, backup dulu. Aku juga dah bilang, aku datang Senin pagi, jam 8.30. Nyampe di sini, permintaan yang sederhana itu nggak juga dijalankan oleh sang pemilik gawe :( ... Huuh, jadi lah aku bengong nungguin backup yang katanya bakal selesai barang 1 jam. Masalahnya, kalau aku balik ke kantor, bete juga kan bolak-baliknya ... karena targetku hari ini kelar ngurusin masalah ini. Anyway, long weekend kemaren aku main ke Cisarua, cuma semalam, tapi lumayan have fun di sana. Sama siapa? Ke mana? Sama Crescamus, sebuah komunitas karyawan muda di Gereja Blok Q. Kok bisa nyasar ke situ? Apa seh yang gak bisa :p ? Daripada aku weekend nganggur, ntar kepikiran sing ora2 :p ... Motifnya balas dendam juga, gara2 gak jadi ikut gathering nya Single Katolik :)). Nah, pada saat yang bersamaan Mbak Fafa kakaknya Ibot, tiba2 kirim sms, ngajakin outing. Wuah, pas deh. Kali2 ada makhluk gant...

Be a girl in Jakarta

If u were in Jakarta, u should be careful. If u were a girl in Jakarta, u must be more careful. So, girls ... - Jangan kelayapan sendirian tengah malam, kalau kelayapan rame2 nggak masalah ;) - Always brings something to defend ur self, kalau perlu payung pun jadi lah :). It would be better if you can do karate, silat, or another self-defense :) - I think it's safer to wear trousers than skirt. If you wear skirt, don't forget to wear pants under your skirt. - Kalau jalan kaki, usahakan ngelawan arus. It's safer. You never knew who's behind you, and what they will do to us. - Jangan pake perhiasan yang aneh2, atau pake baju yang terlalu seksi. Kalau emang niat tampil seksi, jangan sekali2 naek kopaja deh ... hehehe ... - Better to spend ur money for taxi than save it by riding kopaja, then something happen to u.

Another cool book ...

Buat yang demen baca, especially yang demen "Sang Alkemis"-nya Paulo Coelho, there's another cool book from this author, judulnya "Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Tersedu" ... Di tepi sungai Piedra Ceritanya tentang sepasang kekasih masa kecil yang bertemu kembali ketika si lelaki telah menjadi pemimpin karismatis spiritual, dan sang perempuan telah menjadi perempuan yang matang dan mandiri (seperti aku :p? huehehehe ...). Bercerita dengan indah tentang konflik antara cinta yang ingin memiliki dan cinta yang membebaskan. Nah lo ... Bercerita pula tentang sisi feminin Tuhan, yang jarang dikupas oleh agama-agama besar di dunia ... kebetulan mirip dengan pembicaraan tentang sisi feminin Tuhan yang barusan aku baca di Da Vinci Code. Bahasanya indah, mengalir dengan lancar dan menawan, juga mengobrak-abrik hati yang sedang berusaha melarikan diri dari yang namanya cinta *dangdut mode on :p*. Membius, sekaligus juga menyesakkan dada, sekaligus memberikan pembenara...

My home sweet home

Hi guys, sebenernya aku lagi gak punya topik hangat :) Tadi aku lagi iseng2 cobain upload image ... abis selama ini aku belum pernah upload image di blog. Ini nih hasilnya, hasil kerja kerasku, rumah di Cibinong :) Lebih bagus dari aslinya :p hehehe ... Cibinong sweet home  Gimana pendapat kalian ;) ?

Malas

DVD-DVD itu tergeletak tak tersentuh. Beberapa waktu belakangan, entah sudah berapa kali aku membeli DVD hanya untuk kugeletakkan di kamar. Teronggok dalam rak plastik itu. Buku-buku itu pun juga tak terbaca. Sebagian kutinggalkan begitu saja ketika aku baru mencapai halaman-halaman awal, malas rasanya. Kata-kata yang indah, pengalaman yang kaya, logika berpikir yang cerdas, yang biasanya memukau ku, kali ini tidak menarik hati. Blog pun ku update seadanya saja, tak terpikirkan olehku untuk menulis kan cerita hari-hariku belakangan ini - padahal jika aku mau, banyak yang bisa aku ceritakan ... weekend bersama anak2 KMK di Cibinong, sahabatku yang sedang menanti anak pertama, beberapa halaman yang sempat kubaca dari koleksi terbaruku (yang akhirnya kugeletakkan di tempat tidur :), sebenarnya banyak yang bisa kuceritakan. Nantilah aku kembali bercerita ...
I hate you, I simply hate you!!

Veronica

Ketika aku melihatmu, aku tersadar, inilah yang ingin aku lihat saat meninggalkan dunia ini: wajahmu. Kupandang wajahmu, aku mencoba menebak kisahmu, dan aku mempersiapkan diri untuk mati bahagia. Jangan takut karena dicintai. Aku tidak meminta apa-apa darimu; izinkanlah aku mencintaimu dan memainkan piano lagi malam ini, sekali saja .. - Paulo Coelho : Veronica - * ngembat dari www.inibuku.com :) *