DVD-DVD itu tergeletak tak tersentuh. Beberapa waktu belakangan, entah sudah berapa kali aku membeli DVD hanya untuk kugeletakkan di kamar. Teronggok dalam rak plastik itu. Buku-buku itu pun juga tak terbaca. Sebagian kutinggalkan begitu saja ketika aku baru mencapai halaman-halaman awal, malas rasanya. Kata-kata yang indah, pengalaman yang kaya, logika berpikir yang cerdas, yang biasanya memukau ku, kali ini tidak menarik hati. Blog pun ku update seadanya saja, tak terpikirkan olehku untuk menulis kan cerita hari-hariku belakangan ini - padahal jika aku mau, banyak yang bisa aku ceritakan ... weekend bersama anak2 KMK di Cibinong, sahabatku yang sedang menanti anak pertama, beberapa halaman yang sempat kubaca dari koleksi terbaruku (yang akhirnya kugeletakkan di tempat tidur :), sebenarnya banyak yang bisa kuceritakan. Nantilah aku kembali bercerita ...
When Iis asked whether I'd like to join a traditional Indonesian dancing ~ Balinese, I was hesitated. Last time I did Balinese dance was in Nyoman Gunarsa's Sanggar Dewata around 1989. I started dancing Balinese at age 4 when I saw my older cousins dancing, so I told my mom that I wanted to dance. Wrong decision :p! My mom enjoyed bringing me to the dance club, more than I enjoy dancing, and I was stuck for more than 6 years :p I knew that I wasn't talented, but she just didn't let me quit no matter how much I begged, hahaha. I finally quit because I needed to study more to prepare for Ebtanas (I know, I know it's such a lame excuse, hehehe) . Never crossed my mind that I would dance again. First because I didn't enjoy it, second because I am not talented. When finally I say yes, I'll come, I thought it would be the first and last time :) But I was wrong. It's fun and I enjoy it. This time is different because my mom doesn't tell me to do the dancing...
Comments