Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2005

Curhat nih

Beberapa waktu belakangan, sampai hari ini, adalah hari-hari yang cukup sulit buat aku. Aku yang biasanya cuek aja dengan kesendirianku, pulang kost ngelayap, atau ngobrol sama teman kost, atau sekedar baca dan nonton dvd sendirian di kamar, tiba-tiba sering gelisah banget. Rasanya sepi banget, nobody is there, even someone to talk to. Sebenarnya itu bukan hal baru, dulu2 juga sering merasakan hal yang sama :p tapi dah lupa rasanya yang dulu2 kayak apa, dan yang kali ini is the worst one I think. Pada saat2 yang tidak mengenakkan itu, di satu sisi hubunganku dengan **** membaik. Kami mulai jalan bareng lagi, ngobrol lagi, tapi dah gak seperti dulu. Aku tahu itu, tapi gara2 kesepian itu, rasa suka itu muncul lagi. Memang sebenarnya gak pernah hilang, tapi dulu2 aku cuek aja tuh. Waktu dia nggak ada lagi, baru dah berasa gak enaknya, dan sadar kalo aku tuh butuh dia :p Sadar gak sadar, I do expect something. Walaupun di sisi yang lain aku rasa I can not expect something. Time goes ... be...

Wawan

Most of you already know him, rite? My little brother. Nama panjangnya kereen Thomas Aquinas Brian Kurniawan. Panggilannya Wawan. Bentar lagi dia mau ultah 25. Weh, adikku dah tua :p - Kalau adikku dah tua, gimana kakaknya ya? Since it's almost his birthday, my cousin plan to buy him a birthday cake. Jadi tersentuh deh, aku bukan kakak yang baik ya, cuek bener sama adik sendiri. Selain tampang kami yang kata banyak orang mirip, he is soooo different from me. Yang paling aku kagumi dari Wawan adalah musical n social talent nya, yang sangat lebih bagus dari aku. Adikku punya suara yang merdu, dan saking senengnya nyanyi, nggak cuma mandi, lagi nongkrong di wc pun dia nyanyi ... hehehe ... Cita-citanya jadi penyanyi band. Sejak SMA dah nyobain beberapa kali rekaman, sayangnya gak pernah berhasil :p Itulah mengapa dulu dia suka sirik sama personel2 Sheila On 7, yang notabenenya ada yang teman SMA nya, sebagian lagi teman satu kompleks dulu waktu masih kecil dulu ... hahaha *emang dasa...

Hocus Pocus

Pengap banget neh, sejak tadi pagi AC building gak nyala, gara2 ada pemadaman listrik dari PLN, jadi pakai genset. Nah, dulu2, kalau ac nya tetep nyala, gensetnya suka gak kuat, jadi sekarang dimatiin. Ngomong2, kemaren aku baca di salah satu milis, bahwa Vatikan membuka kursus mengusir setan. Nih petikan selengkapnya : ... Suara Pembaruan, Jum'at, 18 Feb 2005 Vatikan Buka Kursus Mengusir Setan UNIVERSITAS Vatikan meluncurkan sebuah kursus baru bagi para imam Katolik untuk mengusir roh jahat dari orang yang kerasukan. Pelajaran di Athenaeum Pontificum Regina Apostolorum akan mencakup sejarah Satanisme dan konteksnya dalam Injil. Pelajaran-pelajaran praktis dalam bidang psikologi dan hukum juga akan digelar. Di Italia, orang sangat mencemaskan pengaruh aliran-aliran Satanisme-lebih-lebih di kalangan kaum muda dan mereka yang mudah terpengaruh. Selain itu, akan ada seminar-seminar di Athanaeum atau Urpra-demikian tempat ini lebih dikenal-mengenai karya-karya pastoral, spiritual, dan ...

Holy Mother, where are you?

Tumben2an weekend kemaren aku habiskan di Matraman, bareng Wawan dan sepupu2ku. Adikku yang punya selera musik bagus (dan suara yang bagus juga, gak kayak kakaknya :p) kemaren nyetel DVD musik nya Eric Clapton. Salah satu lagu yang kusuka adalah Holy Mother. Musiknya asyik, lagunya dalemmm ... ini nih liriknya. Cocok kalo lagi melow and feeling blue huehehehe ... Holy Mother by Eric Clapton and Stephen Bishop Holy Mother, where are you? Tonight I feel broken in two. I've seen the stars fall from the sky. Holy mother, can't keep from crying. Oh I need your help this time, Get me through this lonely night. Tell me please which way to turn To find myself again. Holy mother, hear my prayer, Somehow I know you're still there. Send me please some peace of mind; Take away this pain. I can't wait, I can't wait, I can't wait any longer. I can't wait, I can't wait, I can't wait for you. Holy mother, hear my cry, I've cursed your name a thousand times. I...
Di tepi sebuah pantai, pohon kelapa melambai mengikuti angin ... Sebuah perkampungan kecil di bibir teluknya ... Rumput manila tebal bak permadani ... Deburan ombak menggoda anak-anak pantai ... Menceburkan diri, bermain riak, dan berenang ... Sampai jauh ke tengah ... mereka tertawa, bercanda, membuat rantai manusia ... Perbukitan menjadi punggung pantai ... Liar, alami, memesonakan, sekaligus menantang ... Menatap debur ombak dari punggung bukit ... Menikmati fajar, menyantap senja ...

Reading Habit

Waktu aku masih kecil banget - SD kalau gak salah ingat - setiap kali liburan, ada jatah dari papa mama buat beli buku cerita. Dulu aku suka banget koleksi seri Tini .... hehehe ... cewek banget ya. Buku ceritanya bagus karena banyak gambarnya :D hahaha. Waktu itu papa pernah nanya, "Kamu nggak pengen baca buku-buku Enyd Blyton?", waktu itu dengan begonya aku jawab enggak :p ... gara2 nggak banyak gambarnya. Kacau pisan ya ... hahaha. Tapi lama kelamaan, bosen dong dengan buku cerita bergambar. Mulailah aku melahap Enyd Blyton, mulai dari Lima Sekawan sampai Pasukan Mau Tahu. Sampai sekarang sebagian koleksi masa kecilku masih ada di rumah jogja :). Tapi sayangnya, beranjak remaja berarti juga berkurangnya kemewahan untuk beli buku cerita. Enggak ada lagi jatah-jatahan di masa liburan, aku harus nabung dari uang saku mingguan untuk membeli buku cerita ... hiks hiks hiks ... Di samping buku2 cerita, si Mita kecil demen banget baca apa aja yang ada. Koran, semua majalah yang ad...

Valentin ??

Valentin setaun yang lalu ... Bukannya ngerayain Valentin malah ngadain acara buat anak2 SMP di Kampung Sawah itu, hehehe ... Aku, Susan, Sigit, Agnes, dan Ulus bikin LDK buat anak2 SMP itu. Jelas2 mereka protes berat karena acaranya pas Valentin. Jadi sebagai kompensasinya, kita bikin semacam renungan buat mereka. Lucu, mereka pada terharu gitu denger renungan yang dibuat Agnes n Ulus. Lucu juga, inget si Ulus nyolong buka mawar plastik dari ibu kostnya buat acara itu, ternyata terus gak kepake ... huahaha ... Valentin ini? Sepi. Memang lebih baik begini. Dan memang ini mauku. Jangan ganggu aku hari ini. *galak mode on :p*

Pergilah Ke Mana Hati Membawamu ...

I fall in love with this novel ... really beautiful ... :) "Pergilah ke Maha Hati Membawamu" atau judul aslinya "Va dove Ti porta il cuore" sebenarnya bukan novel baru. Novel Italia karya Susanna Tamaro ini pertama kali kukenal sebagai cerita bersambung di Kompas, sekitar setahun yang lalu. Aku sempat membaca sepotong dua potong. Dan kesimpulanku waktu itu ... I don't understand this story. Begitu juga ketika Setio ngirim petikan nya ... masih nggak ngeh juga dengan keindahan cerita ini. Tapi seorang sobatku di Bandung, Dewi, bilang gini ke aku, "Coba deh Mit kamu baca secara lengkap, mungkin kamu nggak menikmatinya karena cuma baca sepenggal doang. " Dan ternyata bener banget, waktu aku baca back covernya kemaren, aku langsung jatuh cinta. Karena aku nggak terlalu pandai berkata2, maka lebih baik aku menulis cuplikannya, yang ada di sampul belakang buku itu untuk kalian. Siapa tahu kalian jadi tertarik untuk membacanya. "Dan kelak, di sat begitu ...

Setengah Cina :)

Semua orang pada Sin-Cia an, jadi sepi neh kantor. Tapi masih ada yang akses file di server. Jadi penunggu server deh ... hehehe ... Buat yang merayakan Chinese New Year, Gong Xi Fat Chai yak :) ! May u all have a wonderful and prosperous new year. Omong2 tentang Chinese New Year, seumur2 aku belum pernah merayakannya secara khusus. Dengan statusku yang half-half, setengah Jowo half Chinese ini, aku gak punya kultur yang sangat2 kuat. Memang seh, I spend most of my life with my father's family, yang Jawa itu. Tapi kalau dibilang aku Jawa banget, perasaan gak juga deh hehehe ... aku bahkan baru lancar ngomong Jawa setelah SMP, waktu kami sekeluarga pindah dari kompleks perumahan ke sebuah kampung yang desaaaa banget ... hehehe. Sesuai dengan tuntutan masyarakat di sekitar, akhirnya bisa deh ngomong Jawa. Sebelumnya bonyok selalu membiasakan diri kami untuk ngomong dalam Bahasa Indonesia. Temanku beberapa hari yll nyeletuk, "Kamu kan Chinese Mit, kamu apal 12 shio gak :D...

Kebakaran

Hi all, do u have a nice weekend? Kalian itu mbok ya kalo punya blog diupdate :p ... atau buat nyang belum punya blog, jangan cuman sekedar ngintip kabar ku doang, bikin blog kek ... huehehe ... Btw, my nice weekend ended with a terrible thing happened this morning. Subuh, bahasa inggrisnya apa ya? The very morning :D ? Dini hari tadi, masih enak-enak tidur, sekitar jam 2.30, tiba2 terdengar suara tiang listrik dipukul2, ada orang histeris teriak-teriak "Bom .... !!!! Bom !!!!" *itu yang kedengaran di kupingku yang masih setengah tidur ini* Adduhhh, apaan seh itu. Tapi teriakan itu makin lama makin kenceng dan histeris, dan tiang listrik terus menerus dipukulin. Theng theng theng theng .... !!!! Setengah geragapan aku terbangun, mencoba mencerna apa yang sedang terjadi. Sekejap kemudian aku cuma sempat menyambar handphone, cari kunci depan, lalu bergegas turun. Anak2 kost yang lain mulai bangun juga rupanya. Terus kami keluar. Orang-orang sudah mulai heboh. Waktu sampa...

Kurang Bersyukur

* Aku mau resign, cari kerjaan baru, kalau perlu mulai dari bawah lagi ... # Hah, elo serius? Kok tiba2 ekstrem gitu sih? * Pusing, capek jadi orang miskin :( *nggerundel mode on*. Abis effort dan rewardnya gak sebanding siiih ... hiks hiks. # Pasti gara2 adjustment itu ... Elo tuh ya, banyak yang enggak naik gaji, even cuma 5% doang. Banyak yang gak dapet bonus. Elo tuh tetep harus bersyukur, walaupun cuma 5%. * Tapi kan, tapi kan ... huahhhhh .... Aku gak bisa nabung sekarang. Mepeeet. Kalau ada sisa, paling berapa seh. I have to do something with mylife. I'll take my risk. Kalau emang harus mulai dari bawah lagi, I'll do it, kalau menjanjikan karier yang jelas. # Kalo elo mulai dari bawah lagi, susah buat dapet salary sama dengan yang elo dapatkan sekarang. Jangan sampai yang elo rintis selama ini sia-sia karena keputusan emosional doang. Udah punya rumah itu lho!! * Ya itu lah yang bikin aku mikir, pusing nih, pusinggg ...
there is no use to go nowhere ... Selamat pagi semuanya ... Percakapan kemarin sore dengan seorang teman membawaku pada kesimpulan tersebut. Setelah sekian lama terlibat dalam sebuah relationship yang up - down, akhirnya mereka sampai pada muara hubungan tersebut. Berakhir dengan menyakitkan untuk salah satu pihak yang merasa ditinggalkan. Kesepian. Sendirian. Perasaan sepi dan sendiri memang menyakitkan. Setiap orang butuh teman ngobrol,teman berbagi. If nobody's there, then this feeling comes. Perasaan itu pula yang membuat seseorang bertahan dalam ketidakjelasan. And so do I. Bukan pertama kali ini aku berada dalam lingkaran ketidakjelasan. Dan I have to admit that apa yang selama ini aku lakukan sering memperparah ketidakjelasan itu. Tapi gimana, when nobody else there for you, then you will go again and again for the same person. The same person yang pernah men-declared bahwa ia tidak mau berkomitmen dengan mu. Then suddenly all the conversation lead me for the same...

ketemuan jaman dulu ... ketemuan ala sekarang ...

ketemuan jaman dulu ... ketemuan ala sekarang ... Barusan aku dapat email dari teman lamaku. Sejak lulus kuliah dan dia mengadu nasib di negri sebrang *jaman dulu banget yak bahasanya :p*, kami nyaris gak pernah ketemu. Terus tadi dia dengan entengnya bilang gini di email : *bahasa jawa mode on* "Nek tak pikir-pikir aku urik juga ya... nek pengin ngerti kabarmu kari ndelok nggon blog-spot-mu, dadine terus ora tahu bertukar kabar karo kowe :p " wah, urik tenan ... curang bener bapak ini :p ... enak aja dia begitu, tapi gak update2 cerita ke aku, baru deh satu semester sekali dia inget punya temen yang namanya mita. hahaha ... Anyway, percakapanku dengan teman lamaku ini mengingatkan aku, betapa teknologi udah mengubah gaya hidup kita ya. Sekarang, dalam hitungan detik kita bisa kirim sms ke teman kita yang ada di belahan dunia yang lain. Inget gak masa-masa kuliah dulu, gak punya handphone karena masih kere, berkomunikasi lebih susah dari sekarang. Masih teman ...