Tadi pagi seorang sahabat menyapa, "Sudah ketemu kompasnya ?" ... dia mengomentari posting yang lalu. "Hehe, belum, susah," jawabku ... Percakapan tadi sejenak membawa ingatanku kembali ke Bandung, sebulan yang lalu. Seperti biasanya dalam kunjungan weekend ke Bandung aku selalu menyempatkan diri mengobrol semalaman dengan Dewi di rumah biru yang nyaman itu *Cisitu, I always love to be there!*. Seperti biasa, Kami berbincang banyak tentang pilihan-pilihan yang ada di depan kami. Dan seperti biasa, satu pilihan menawarkan kenyamanan dalam kemapanan, sedangkan pilihan lain menjanjikan petualangan-petualangan baru dalam ketidakpastian. Dan malam itu pun penuh dengan gelak tawa, ketika aku melihat sebuah foto hasil bidikannya, yang dihiasi dengan kata-kata indah. Sayangnya aku lupa tepatnya kata-kata itu, tapi intinya,
"Keindahan hanya akan didapat oleh orang yang berani mencari dalam ketidak pastian", hahaha ...
Begitulah, mungkin kompas itu belum juga ketemu, atau tak kan ketemu? Tapi aku akan terus mencarinya, dalam semua perjalanan yang penuh ketidak pastian. Tapi bukankah ketidak pastian itu menyodorkan keindahan tersendiri :) ?
Thanks Wi, thanks Weu :)
"Keindahan hanya akan didapat oleh orang yang berani mencari dalam ketidak pastian", hahaha ...
Begitulah, mungkin kompas itu belum juga ketemu, atau tak kan ketemu? Tapi aku akan terus mencarinya, dalam semua perjalanan yang penuh ketidak pastian. Tapi bukankah ketidak pastian itu menyodorkan keindahan tersendiri :) ?
Thanks Wi, thanks Weu :)
Comments