Skip to main content

Duh ngantuknya

I had a terrible night ... dunno where it was coming from. Awalnya biasa aja, pulang kantor, janjian ma temen, batal, langsung pulang ke kost, mandi, minum obat (jadi tukang ngobat sekarang gara2 alergi yang entah kenapa itu ;), trus nonton film. The 24 serial. Baru dapet 2 ato 3 episod kali ya, mungkin sekitar jam 21.30 lewat ... ngantuk banget, tidur dengan enak.

All of a sudden, terbangun sekitar jam 1, atau 1.30, aku gak tau pasti. Awalnya terasa hausss banget, tenggorokan kering. Minum berkali-kali kok gak sembuh juga ya, dada bagian atas, kerongkongan, rasanya aneh, mungkin mau flu. Agggh, here the nightmare came, aku sama sekali gak bisa tidur lagi gara2 hal itu.

Coba matiin lampu, ubah posisi tidur, tetep aja. Nyalain tv lagi, it felt better to sit than sleeping, tapi tetep aja mata melek gak bisa tidur. Oh no, besok kan bukan hari libur. Begitu terus2an ... sampai abis berapa episode ;) - tapi gak dinikmati banget2, wong pengennya tidur - sampai jam setengah enam pagi baru bisa tidur :(( !!
Aduuuuh, ngaco banget deh ritmeku. Jam 7 kurang dikit aku paksain bangun, better take a bath and go, biar keliatannya seger .. hehehe ...

Sempat kepikiran mo ke dokter aja kali ya, tapi wong aku tampak sehat gini, all I need is obat tidur :p hehehe ... serem ... bisa kecanduan :p ... Akhirnya memaksakan diri masuk kantor deh. Kerjaanku yang kemaren belum solved. Mosok aku harus deliver software dalam waktu 10 minggu after PO which is sent 3 September, tapi baru dikasih tau 2 hari yll ... huh, menyebalkan. Itu juga yang bikin aku maksain masuk hari ini.


Comments

Popular posts from this blog

Rediscover childhood ...

When Iis asked whether I'd like to join a traditional Indonesian dancing ~ Balinese, I was hesitated. Last time I did Balinese dance was in Nyoman Gunarsa's Sanggar Dewata around 1989. I started dancing Balinese at age 4 when I saw my older cousins dancing, so I told my mom that I wanted to dance. Wrong decision :p! My mom enjoyed bringing me to the dance club, more than I enjoy dancing, and I was stuck for more than 6 years :p I knew that I wasn't talented, but she just didn't let me quit no matter how much I begged, hahaha. I finally quit because I needed to study more to prepare for Ebtanas (I know, I know it's such a lame excuse, hehehe) . Never crossed my mind that I would dance again. First because I didn't enjoy it, second because I am not talented. When finally I say yes, I'll come, I thought it would be the first and last time :) But I was wrong. It's fun and I enjoy it. This time is different because my mom doesn't tell me to do the dancing...

Turned out alright

Last week everything turned out alright :) Jumat siang, dengan restu teman2 kantor :p gw cabut dari kantor, walaupun area leader gw ngajakin meeting buat next recipe, tapi dia bilang "Go ahead and don't worry about the meeting, you better get your license today :p" . Jam 12.30an, gw dijemput sama orang dari driving school, dan ngebutlah kita ke DMV Norristown ngejar ujian jam 2 siang. Gw deg2an banget, apalagi karena udah gagal 1x. Kalau gw fail lagi, means that I screw everything up. Karena in the next four weeks para tebengan bakalan cabut ke site di Oregon (gak mungkin kan gw jalan 2 mile ke kantor), kontrak apartment gw habis akhir September dan gw harus cari apartment baru, dan ada chance gw bakalan dikirim ke Oregon juga (walaupun bukan shift pertama). Tapi above it all, hidup tergantung sama orang lain itu sucks. Gw gak bisa bebas ke mana-mana, gak bisa cari kegiatan dan temen2 sendiri (temennya ya cuman temen dari temen gw), gak ada social life sama sekali. Nyampe...